fbpx
Kabar Daerah

Rombongan FKUB Jateng Hadiri Peringatan 7 Hari Wafatnya Halim Wijaya

ENERGIBANGSA.ID (Semarang Raya) РSabtu (11/7) kemarin merupakan tepat hari ketujuh wafatnya Halim Wijaya, Ketua Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) Jawa Tengah periode 2019-2023. Tokoh pemersatu umat Budha Jateng tersebut diketahui meninggal dunia pada Sabtu (4/7) pekan lalu.

Rombongan FKUB Jateng Hadiri Peringatan 7 Hari Wafatnya Halim Wijaya
Ketua FKUB Jateng Taslim Syahlan saat berada di Vihara Budhagaya Watugong Semarang, Sabtu (11/7)

Pada peringatan tersebut, hadir Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah, Taslim Syahlan beserta perwakilan pengurus. Nampak hadir pula, Bante Cattamano Mahatera, Ketua Vihara Tanah Putih Semarang, sebagai pemimpin ritual serta diikuti beberapa Bante di acara peringatan yang terletak di kompleks Vihara Budhagaya Watugong Semarang itu.

Pimpinan spiritual Vihara Budhagaya Watugong Semarang, Romo Anggadammo Warto juga sedang berada di lokasi disemayamkannya abu Halim Wijaya. Serta tak ketinggalan, Lusiana, Ketua Majelis Niciren Shoshu Buddha Dharma Indonesia juga turut hadir memberikan penghormatan dan ungkapan belasungkawa.

Kehadiran Taslim beserta rombongan setidaknya memberikan makna bahwa kerukunan tak selalu hanya terjalin dalam ruang lingkup intern satu agama. Lebih dari itu, kerukunan secara kompleks juga penting dibangun melampaui lintas agama.

Menurut Taslim, kerukunan antar umat sangat penting untuk dipupuk. Ini bukan soal keyakinan, apalagi agama kita berlainan. Saya pun tak melakukan ritualitas agama lain.

“Ini lebih pada persoalan kerukunan, demi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa secara universal”, ungkapnya.

“Sebagai sahabat, kedatangan saya, memberikan penghormatan kepada almarhum serta mendoakan semoga mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa” imbuhnya.

Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan beberapa hal terkait pesan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bagi seluruh umat beragama di Jawa Tengah.

“Ada pesan khusus dari Pak Ganjar. Pertama, seluruh umat beragama agar tetap mengindahkan protokoler kesehatan. Kedua, jaga solidaritas dan tetap semangat dalam menghadapi realitas pandemik”, paparnya.

“Karena ini pesan dari gubernur, ya, saya sampaikan kepada kawan-kawan Budha. Pesannya kan baik, bahkan untuk semua umat”, sebutnya.

“Dan beliau (Pak Ganjar) nitip salam, turut berbela sungkawa atas wafatnya sahabat dekat saya, Halim Wijaya. Semoga mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Kuasa”, pungkasnya. (*)

Related Articles

Back to top button