Inspirasi Bangsa

Ria Papermoon, Memukau Dunia dan Film AADC 2 Lewat Teater Boneka

ENERGIBANGSA.ID – Suksesnya film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) 2 pada tahun 2016 silam membawa banyak dampak dalam masyarakat. Contohnya seperti meningkatnya jumlah kunjungan ke tempat yang menjadi lokasi pertemuan Cinta dan Rangga.

Salah satu lokasi syuting yang banyak disambangi adalah Papermoon Puppet Theatre. Dalam film AADC 2 dikisahkan Cinta dan Rangga menonton pertunjukan boneka dengan judul “Secangkir Kopi dari Playa”.

Apa menariknya Papermoon Puppet Theatre hingga Sutradara Riri Reza mengajaknya berkolaborasi? Siapa dalang di belakangnya? Baca ulasan selengkapnya di Energi Bangsa, ya.

Untuk Sobat Energi yang belum tahu, mari kita berkenalan dengan Maria Tri Sulistyani. Dia adalah pendiri teater boneka Papermoon di Bangunjiwo, Bantul.

Ria dan Iwan, pasangan pendiri Papermoon Puppet Theatre (Foto: https://www.instagram.com/riapapermoon/)

Semula, wanita yang akrab disapa dengan nama Ria Papermoon ini mendirikan sanggar baca untuk anak-anak bernama Papermoon pada tahun 2006. Seiring berjalannya waktu, para pegiat Papermoon yang berisi para relawan mulai melepaskan diri satu per satu.

Dua tahun berselang, Ria bersama suaminya Iwan Effendi mencoba membangkitkan lagi Papermoon dengan menaburi unsur teater boneka dan diberi nama Papermoon Puppet Theatre.

Ria berperan dalam menelurkan naskah-naskah untuk cerita pementasan, sementara Iwan berposisi sebagai penata artistik. Ria mengaku cukup sulit memadukan dua unsur kesenian tersebut.

“Perupa biasa kerja sendiri, seniman pertunjukan bekerja komunal,” kata Ria.

Pada tahun 2009 Ria dan Iwan mendapat beasiswa untuk mendalami teater boneka di New York, Amerika. Di sana mereka bertemu dan mewawancarai 70 seniman teater boneka dan menonton puluhan teater boneka sebagai referensi.

Bak gayung bersambut, pasca menempuh studi di Amerika, Ria mendapat kesempatan untuk bergabung dalam program empowering women artist. Program yang dicetuskan oleh Yayasan Kelola dan HIVOS Foundation itu membiayai proses Ria berkarya selama dua tahun.

Hingga akhirnya Ria Papermoon menghasilkan karya yang banyak digemari penikmat seni seperti Mwathirika pada tahun 2010 dan Secangkir Kopi dari Playa pada tahun 2011.

Salah satu pertunjukan yang digelar Papermoon Puppet Theatre (Foto: https://www.instagram.com/papermoonpuppet/)

Tak hanya sukses berkarir di dalam negeri, Ria bersama Papermoon Puppet Theatre telah melanglang buana hingga ke Malaysia, Singapura, Korea, Jerman, India, Jepang, Amerika Serikat, Australia, dan Inggris.

Melalui pertunjukan boneka itu, Ria dan Iwan ingin mengajarkan tentang nilai-nilai kehidupan pada para penikmatnya. Papermoon menghadirkan kisah yang sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari dengan sudut pandang yang lain.

Nah, akhir pekan ini berkunjung ke Bantul dan menyaksikan Teater Papermoon, yuk! Selain bisa menambah wawasan dan mencintai kebudayaan, kita nostalgia lagi sama pertemuan Cinta dan Rangga.

Related Articles

Back to top button