Kabar IndonesiaKita IndonesiaNasional

Reuni MEGA-PRO : Diplomasi Nasi Goreng Hingga Prabowo Siap Bantu Bangsa

ENERGIBANGSA.ID – Setelah kurang lebih satu tahun didera ketegangan politik dan polarisasi yang tak kunjung berhenti akhirnya suasana perpolitikan Indonesia mulai sedikit mencair.

Hal ini ditunjukan dengan pertemuan-pertemuan yang dilakukan oleh para tokoh-tokoh bangsa dan politik yang memiliki andil begitu besar dalam kehidupan bernegara.

Meskipun terlihat sederhana pertemuan-pertemuan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Terbaru, setelah dua kontestan Pemilihan Presiden 2019, Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bertemu, kemarin, Rabu (24/7) giliran Prabowo bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di kediamannya.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) sebelum mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri (dok TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Sebelumnya Prabowo mendapat undangan dari anak dari Presiden Indonesia Pertama, Ir. Soekarno  tersebut.

Saat konferensi pers, Megawati mengemukakan sejatinya pertemuan antara dirinya dengan prabowo sudah direncanakan sejak lama, pasca pelaksanaan Asian Games 2018 bulan agustus tahun lalu.

Namun, lanjutnya, rencana itu harus terhalang dengan padatnya agenda Pilpres 2019 yang kala itu akan berlangsung bulan April 2019.

Di kesempatan yang sama, Mantan Danjen Kopassus tersebut mengucapkan terimakasih atas undangan, jamuan dan penyambutan Megawati yang disebutnya sangat hangat.

Prabowo menyebut pertemuan itu merupakan silahturahmi untuk menyambung kekeluargaan dan persahabatan lama antar keduanya

Dirinya juga mengaku bahwa ia dan megawati telah berteman sejak lama, bahkan ia merasa bagian dari keluarga.

“Begitu kami disambut dengan rasa kekeluargaan dan persahabatan lama, saya merasa dapat penghormatan dan perlakuan yang baik,” sebut anak dari pendiri Bank Nasional Indonesia (BNI), Soemitro Djojohadikusumo itu.

Mantan Calon Presiden 2014 dan 2019 ini mengakui memang terkadang ada beberapa perbedaan sikap politik antara dia dan Megawati.

Prabowo menuturkan dalam kontestasi politik memang ia dan Megawati terkadang kerap memiliki perbedaan pandangan.

Kendati demikian, tambah dia, saat pemilu telah usai dilaksanakan, ia dan Mega kembali lagi dalam persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Kadang-kadang kita mungkin berbeda dalam beberapa sikap politik yang tidak prinsip, menurut saya, karena yang utama kami sama-sama patriot, sama-sama komit dengan NKRI sebagai harga mati,” tandas Prabowo, dikutip energibangsa.id dari digtara.com

Ucapan Prabowo pun diamini oleh Megawati. Ia mengatakan hal yang serupa, “Sebenarnya kalau kita berbeda pendapat itu adalah perbedaan yang biasa. Mari kita rukun kembali, mendapat ujung untuk kepentingan bangsa dan Negara,” ucap Mega.

Dalam pertemuan itu, Prabowo juga menyampaikan kesiapannya untuk membantu Presiden Joko Widodo yang notabene diusung oleh  Partai milik Megawati, PDI Perjuangan, untuk mengatasi masalah bangsa.

Sementara Megawati juga menuturkan bahwa tak ada koalisi dan oposisi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

Saat kunjungannya ke kediaman Presiden  Indonesia ke 5 itu,  Prabowo hadir didampingi oleh beberapa petinggi Parti Gerindra yaitu Sekretaris Jendral Partai Gerindra, Ahmad Muzani dan Ketua DPP Partai Gerindra, Eddy Prabowo.

Pertemuan kedua tokoh bangsa ini berlangsung pukul 12.30 dengan agenda membicarakan sejumlah isu persoalan bangsa dan Negara sekaligus santap siang bersama.

Megawati dan Prabowo terlihat berbincang empat mata sembari menikmati es kelapa muda di sebuah ruang makan dengan meja mundar.

Selain itu megawati sebagai tuan rumah menyambut Prabowo dan para petinggi Partai Gerindra dengan jamuan makan siang berupa nasi goreng dimeja bundar. Nasi goreng tersebut merupakan bikinan dari Megawati sendiri.

Megawati dan Prabowo bertemu didampingi Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Kepala BIN Budi Gunawan, Puan Maharani, dan Seskab Pramono Anung (Dokumentasi PDI-P disitir dari kompas.com)

Dari foto pertemuan tersebut yang dihimpun tim energibangsa.id, Ketua Umum PDI Perjuangan itu terlihat gembira dan ceria bertemu mantan pasangannya di Pilpres 2009.

Begitu pula dengan Prabowo yang terlihat senang berbincang dengan pasangannya di Pilpres 2009.

Ibu dari politikus PDI Perjuangan dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Perempuan dan kebudayaan, Puan Maharani,  ini tampak melipat tangannya serta menyimak cerita dari Prabowo.

Keduanya terlihat akrab seperti sahabat lama yang sedang bereuni dan dipertemukan kembali.

Pertemuan keduanya pun mendapat banyak atensi dari banyak pihak dan dinilai sangat baik. Dengan keduanya bertemu, banyak pihak berharap menjadi momentum untuk meredakan dan menyejukkan suasana politik serta mengurai polarisasi yang terjadi di Indonesia.

Tidak hanya itu, banyak pihak juga mengharapkan dari pertemuan tersebut tidak ada perselisihan atau pertengkaran lagi kedepannya dan mampu saling bersatu juga bahu membahu untuk kepentingan bangsa dan Negara sekaligus menjadi energi bangsa.

Related Articles

Back to top button