fbpx
Otomotif

Rem Blong Saat Berkendara, Ini Cara Atasinya!

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Saat ini, banyak orang memilih mengendarai sepeda motor untuk beraktivitas sehari – hari.

Pemilihan ini tak lepas karena sepeda motor dianggap lebih simple ketika berada dijalanan dibandingkan dengan kendaran mobil atau lainnya.

Contohnya saja disaat jalanan penuh dengan kendaraan sehingga sulit bergerak dengan lancar, sedangkan kita diburu waktu untuk sampai tujuan, sepeda motorlah menjadi salah satu solusi yang tepat atas hal tersebut.

Meski begitu, ada beberapa orang yang masih belum bisa mengendarai kendaraan roda dua itu dengan benar.

General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Wedijanto Widarso mengatakan, salah satu kesalahan pengendara adalah kaki serta tangannya tetap berada di tuas rem ketika motornya melaju.

Akibatnya, rem terus bekerja, hingga menjadi panas. Kampas pun bergesekan terus menerus dengan cakram. Secara otomatis, cengkramannya  melemah.

otomotif

Cara berkendara yang tidak tepat itu dapat mengurangi usia pemakaian dan rawan mengalami kerusakan lebih cepat, salah satunya rem blong.  

Parahnya lagi, kondisi tersebut tidak dapat diprediksi sebelumnya oleh pengendara.

“Enggak bisa diprediksi, karena prinsipnya kan komponen itu bagus, jadi susah dikenali sejak awal,” papar Wedijanto, dikutip dari viva.co.id, Rabu (26/8).

Ia kembali menerangkan, salah satu cara untuk memperlambat laju motor adalah dengan menekan dan melepas tuas atau pedal rem secara cepat.

Teknik tersebut bisa dilakukan berulang kali sampai laju motor terasa melambat.

“Seperti dikocok, tarik dan lepas tuas remnya. Mirip dengan sistem ABS (anti-lock braking system). ABS kan cara kerjanya seperti itu, tapi otomatis,” tuturnya.

Jika cara tersebut tak mampu mengurangi laju motor, pengendara harus memastikan dirinya tetap tenang dan perhatikan keadaan sekitar.

Namun apabila dirasa kondisi sekitar aman, arahkan kendaraan ke titik tertentu dan pastikan jika memang harus menabrak atau terjatuh, cedera yang diterima tidak terlalu parah. (buddy/EB).

Related Articles

Back to top button