fbpx
Kabar Indonesia

Rekomendasi Film Komedi Thailand Paling Kocak

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Thailand memang dikenal paling jago mengemas film bergenre komedi. Bahkan para sutradara mampu menggabungkan genre lain seperti horor maupun percintaan sehingga lebih cair dan tak tegang, namun tetap mengocok perut.

Guyonan yang khas membuat film komedi Thailand banyak dicari oleh penonton. Berikut 5 film komedi Thailand yang dijamin mengocok perut Anda. (Foto: Jorkwang Films Co via Imdb)

Guyonan Thailand yang khas membuat film komedi Thailand banyak dicari oleh penonton yang ingin terpingkal menyaksikan karakter dan plot cerita menggelitik.

Oleh sebab itu, CNNIndonesia.com telah merangkum daftar tontonan film komedi Thailand yang dapat membantu mengusir bosan dengan tayangan kocak nan menghibur.

1.The Little Comedian (2010). Film Thailand lucu satu ini menyajikan tontonan komedi dalam sebuah keluarga. Dengan durasi film selama 130 menit, penonton akan diajak memahami tingkah konyol sebuah keluarga.

Dengan tagline, ‘Will you love me, if I’m not funny?’, penonton akan diajak menyimak kisah dari pimpinan grup komedian Ha Ha Ha.

Ha Ha Ha, bernama Plern (Jaturong Phonboon). Plern dengan tim segrupnya kerap manggung dari kafe ke kafe. Selain itu istri Plern sangat mendukung karier suaminya dan resmi menjadi manajer dari Ha Ha Ha Ha Ha Ha.

Pasangan suami istri ini melahirkan seorang anak laki-laki bernama Tock (Chawin Likitjareonpong). Mereka berdua menaruh harapan besar pada anaknya, agar menjadi penerus komedian dalam keluarga.

Namun setelah Tock beranjak dewasa, nampaknya orang tuanya harus kecewa, sebab guyonan Tock tidak lucu dan terkesan ‘garing‘. Hal itu membuat Plern khawatir jika usahanya akan hancur. Sejak saat itu, Tock tidak pernah lagi ikut dalam pementasan komedian bersama sang Ayah.

2.Hello Stranger (2010)

Foto: Jorkwang Films Co via Imdb
Hello Stranger merupakan film komedi Thailand yang dibalut dengan kisah percintaan antara dua orang asing yang tengah solo traveling

Hello Stranger adalah film lucu romantis Thailand yang banyak menampilkan tingkah kocak kedua karakter utama. 

Film yang disutradarai Banjong Pisanthanakun ini mengisahkan Dang (Chantavit Dhanasevi) yang patah hati sebab akan ditinggal nikah pacarnya dikerjai temannya, dengan membuatkan sebuah perjalanan solo untuk Dang ke Korea Selatan.

Sementara itu, May (Nuengthida Sophon) merupakan pekerja swasta yang memiliki pacar yang sangat posesif. Nekat, ia pergi solo travelling ke Korea Selatan demi mewujudkan impiannya meski harus berbohong kepada kekasihnya.

Mereka berdua secara tak sengaja mulai kerap bertemu baik di bandara, pesawat hingga di Korea. Dang yang mengikuti rombongan tur Thailand-Korea akhirnya mengikuti perjalanan solo May.

Mereka berdua menghabiskan banyak waktu untuk bersenang-senang dan melupakan masalah yang mereka alami di Thailand. Uniknya, mereka berdua enggan menyebutkan nama masing-masing.

3.Suckseed (2011)
SuckSeed merupakan hasil karya debut Sutradara Chayanop Boonprakob, yang paling sanggup mengocok perut.

Keseruan plot cerita yang menggambarkan mimpi, persahabatan dan bumbu romansa, yang dibalut komedi menjadikan SuckSeed memperoleh keuntungan sebanyak 2.6 juta dolar Amerika Serikat.

Film ini diwarnai dengan persahabatan antar anak muda yang ingin mendapatkan validasi dengan bermain musik. Flashback ke masa kecil, Pet (Jirayu Laongmanee) merupakan seorang anak SD yang pemalu dan tidak dapat bernyanyi.

Di kelasnya, ia menaruh cinta monyet kepada gadis bernama Ern (Nattasha Nauljam). Pet memiliki sahabat bernama Koong (Pachara Chirathivat), Koong sedari kecil tumbuh sebagai anak yang narsis dan pandai bermain musik.

Pet meminta Koong untuk mengajarinya bermain gitar, pasalnya ia akan membuatkan sebuah lagu rekaman untuk Ern. Namun, kisah cinta monyetnya harus kandas, sebab Ern pindah sekolah dan rumah ke Bangkok.

4.ATM: Er Rak Error (2012)
Film Thailand romantis yang satu ini dibawakan dengan tema sederhana yang sangat mengocok perut, tak ayal jika ATM: Er rak Error menjadi salah satu film komedi romantis terbaik di Negeri Gajah Putih itu.

Film garapan sutradara Mez Tharatorn ini mengisahkan percintaan backstreet atau sembunyi-sembunyi antara Jib (Preechaya Pongthananikorn) dan Sua (Chantavit Dhanasevi).

Jib merupakan direktur divisi ATM di Bank JNBC (Japan National Bank of Commerce). Selain sebagai direktur ia juga sebagai pihak berwenang yang mengadili setiap love bird atau pekerja yang memiliki kisah percintaan.

Pasalnya, Perusahaannya dengan tegas melarang masing-masing karyawannya memiliki hubungan percintaan, demi profesionalitas kerja. Namun siapa sangka, Jib malah mengencani Sua, bawahannya secara diam-diam.

Bahkan mereka akan menikah secepatnya tepat pada hari Halloween, sebab Sua tak tahan dengan hubungan backstreet-nya. Namun, masalah muncul ketika mereka sama-sama tak ingin keluar dari pekerjaannya.

5.Pee Mak (2013). Pee Mak bisa dibilang merupakan film horor komedi dengan bumbu romantis yang menjadi satu jalinan cerita.

Film ini mengisahkan perjalanan hidup Mak (Mario Maurer) yang merupakan seorang tentara dan harus berperang pada masa Dinasti Rattanakosin di Thailand.

Ia bersama keempat temannya, Ter (Freud-Nattapong Chartpong), Puak (Pongsathorn Jongwilas), Shin (Auttarut Kongrasri) dan Aey (Kantapat Permpoonpatcharasuk) berhasil selamat dan berniat pulang kampung.

Di kampung, Mak mempunyai istri yang sedang mengandung, bernama Nak (Davika Hoorne). Mak sangat berharap dapat segera bertemu dengan istri dan anaknya.

Namun saat perjalanan pulang, kampungnya terasa sangat sepi saat menjelang petang. Bahkan di Pasar, orang-orang ketakutan melihat Mak dan ogah menjual dagangannya.

Salah satu pedagang yang sedang mabuk memberi tahu Mak, bahwa semua orang takut kepada istirnya, Nak yang telah menjadi hantu di desanya.

Hal itu membuat Mak dan keempat temannya heran, sebab Nak dan anaknya ditemui di rumahnya dalam keadaan sehat. Insiden itu membuat teka-teki keempat teman Mak.

Kelima film komedi Thailand tersebut sepatutnya dapat dijadikan tontonan yang mengocok perut kala sedang bosan. Meminimalisir tingkat stres dengan menonton film komedi tampaknya juga menjadi opsi terbaik. (cnnindonesia).

Related Articles

Back to top button