fbpx
Daerah

Rawan Longsor, Kabupaten Semarang Siapkan Tim Gabungan dan Posko Pengungsian

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Musim penghujan yang mulai melanda di beberapa daerah di Indonesia membuat warga diminta untuk selalu bersikap hati-hati. Terutama bagi warga yang bertempat tinggal di area perbukitan maupun dataran tinggi lainnya. Hal ini dilakukan karena biasanya di musim penghujan banyak terjadi bencana alam.

Selain banjir, longsor menjadi salah satu bencana alam yang sering terjadi sepanjang musim penghujan.

AKBP Gatot Hendro Hartono dalam Apel Siaga Bencana Alam 2020 tingkat Kabupaten Semarang mengungkapkan jika langkah persiapan yang dilakukan guna mencegah potensi terjadinya bencana alam di wilayah Kabupaten Semarang.

Untuk mendukung kegiatan antisipasi longsor ini sekitar 750 personel gabungan yang berasal dari Polri, Satpol PP, TNI, BPDB, dan Dishub Kabupaten Semarang sudah disiapkan. Dalam apel yang dilaksanakan di lapangan apel mapolres Semarang.

“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan sikap siaga mengenai adanya potensi bencana alam khususnya longsor. Apalagi saat ini di sudah mulai mendekati musim penghujan” ujarnya.

Nantinya dari personel gabungan yang sudah disiapkan akan diminta untuk melakukan hal utama dalam pengawasan dan monitoring di wilayah pemukiman warga yang berada di sekitar lereng perbukitan dan di wilayah pegunungan yang rawan terjadi longsor.

“Penting bagi kita semua untuk memahami jika bencana alam yang terjadi itu tidak mampu diprediksi kapan kedatangannya. Maka alangkah lebih baik jika kita selalu bersikap wapada dan berhati-hati guna menghindari jatuhnya banyak korban,” lanjut Gatot.

Adanya Babinsa, Babinkamtibnas serta unsur Linmas yang memang sudah ada di setiap desa maupun kelurahan juga akan lebih dimaksimalkan fungsinya. Meskipun bencana longsor menjadi prioritas utama namun adanya potensi munculnya bencana lain juga tetap diperhatikan agar sama-sama tidak kecolongan.

“Karena di wilayah Kabupaten Semarang sendiri memang memiliki kerawanan terhadap bencana banjir angin ribut bahkan kekeringan,” ungkapnya.

Sementara itu, Heru Subroto selaku Kepala BPBD Kabupaten Semarang menuturkan jika di Kabupaten Semarang ada sekitar 8 wilayah yang mencakup Banyubiru, Sumowono, Ambarawa, Getasan, dan Bandungan yang memiliki potensi terjadinya longsor.

Selain itu, posko-posko pengungsian juga telah disediakan guna mengantisipasi jika bencana tiba-tiba datang.

[Tata/EB].

Related Articles

Back to top button