fbpx
Kabar Daerah

Ratusan Wisatawan di Wonosobo Tak Bawa Hasil Tes Rapid Antigen, Tim Gabungan : Putar Balik!

WONOSOBO, energibangsa.id – Ratusan kendaraan wisatawan di Wonosobo diminta untuk putar balik karena tidak dilengkapi dengan hasil tes rapid antigen. Pemantauan ini dilakukan oleh tim gabungan pemantauan protokol kesehatan di Kabupate Wonosobo, Jateng.

Dilansir dari Antara, Senin (28/12), sedikitnya terdapat 513 kendaraan roda empat yang bernomor polisi luar daerah sudah terjaring selama operasi dalam dua hari terkahir. Operasi ini dilakukan sejak Minggu, 27 Desember lalu.

Tim gabungan kebanyakan mengentikan ratusan kendaraan yang akan berpergian ke Kawasan Dieng namun tidak dilengkapi dengan tes rapid antigen. Maka dari itu, tim gabungan terpaksa harus meminta yang terjaring operasi untuk putar balik.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Wonosobo, Hermawan Animoro mengatakan, sesuai dengan kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo bagi wisatwan luar daerah yang akan berwisata harus menunjukkan surat hasil rapid antigen negatif.

“Bagi yang tidak membawa kami minta agar mereka melakukan tes cepat antigen di fasilitas kesehatan atau laboratorium terdekat,” ujarnya.

Tim gabungan

Tim gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perkimhub, Dinas Kesehatan dan Dinas Pariwisat Budaya telah menjaring 49 wisatawan untuk melakukan tes rapis antigen. Salah satu diantaranya, dinyatakan positif COVID-19 sehingga dilarang untuk melanjutkan perjalanannya.

Petugas mengimbau agar wisatwan yang terkonfirmasi positif, untuk bisa kembali kedaerah asal. Tentunya untuk memulihkan diri dan berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 di tempat asal.

Tim gabungan juga menekankan untuk menaati protokol kesehatan kepada masyarakat. Saat itu penerapan prtotokol kesehatan bagi warga lokal yang melintas di Kawasan Kalianget juga dipantau.

“Bagi warga Wonosobo yang terjaring operasi lantaran tidak memakai masker perlindungan diri maka sanksi akan kami terapkan. Mulai dari denda sebesar Rp50.000 dan bagi anak-anak dengan sanksi sosial membersihkan area wisata Kalianget,” pungkasnya. (*)

Related Articles

Back to top button