fbpx
Kabar Daerah

Raperwal Rumah Ibadah Sudah Clear, FKUB Kota Semarang Tunggu Pengesahan

SEMARANG, energibangsa.id—Di tengah arus global media sosial yang cenderung ‘membelah’, pemerintah Kota Semarang perlu menerbitkan suatu peraturan.

Hal itu untuk mempermudah masyarakat melegalisasi rumah ibadat yang belum mempunyai IMB sebelum tahun 2006. Sebab, bisa jadi ada yang dibangun ratusan tahun sebelum Indonesia merdeka. Namun belum memiliki IMB.

Raperwal Rumah Ibadah Sudah Clear, FKUB Kota Semarang Tunggu Pengesahan

“Tujuannya untuk memudahkan melegalisasi rumah ibadah. Apalagi ratusan tahun namun belum ada IMB”, demikian sambut Muhdi selaku Kepala Kantor Kemenag Kota Semarang di Hotel C3 Ungaran, Jumat (11/12) pekan lalu.

Rapat yang diinisiasi oleh FKUB Kota Semarang itu sebagai upaya merealisasikan hasil tampungan aspirasi, baik dari tokoh agama, tokoh masyarakat maupun dari pemerintah yang dihadiri oleh 30 peserta.

Berbagi peran

Ketua FKUB Kota Semarang, Mustam Aji, menegaskan bahwa pembagian peran FKUB dan Kemenag dalam penerbitan produk berupa rekomendasi.

Jika FKUB terkait dengan kerukunannnya, maka Kemenag berkaitan dengan kegiatan peribasatan dan aliran keagamaan.

Lebih lanjut, Mustam Aji juga menjelaskan bahwa tim legalitas masjid DMI rencana akan mengajukan 3 masjid per kecamatan tiap bulan. Atau 48 pengajuan per bulan.

Raperwal ini rencananya akan kembali digodok oleh Bagian Hukum Pemkot agar redaksinya tidak menimbulkan multitafsir. Sementara, FKUB Kota Semarang sedang menunggu pengesahan. (*)

Related Articles

Back to top button