Ekonomi & BisnisNasional

Rampung Akhir 2019, Revitalisasi Pasar Johar Capai 94%

ENERGIBANGSA.ID—Setelah terbakar pada tahun 2015 silam dan dilakukan perombakan tahun 2017, revitalisasi Pasar Johar Semarang  hampir tuntas.  Saat ini pasar yang masuk dalam daftar cagar budaya ini telah mencapai 94% pembangunan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan revitalisasi Pasar Johar di Semarang rampung pada akhir 2019.

“Tadi pagi saya sudah tinjau langsung untuk pembangunan Pasar Johar secara fisik sudah selesai, progresnya saya rasa cukup cepat,” kata Danis Hidayat Sumadilaga selaku Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR di Semarang sebagaimana disitir tim energibangsa.id dari bisnis.com

Danis menuturkan, pembangunan Pasar Johar hanya kurang instalasi listrik serta perbaikan saluran air untuk pembuangan. Dirinya pun mewanti-wanti agar instalasi listrik di kawasan tersebut betul-betul diperhatikan.

“Kita semua tahu, terbakarnya pasar Johar dikarenakan instalasi listrik. Oleh karena itu, pemasangan listrik di Pasar Johar yang baru ini harus benar-benar diperhatikan agar tidak terjadi kebakaran lagi,” katanya usai menghadiri Dies Natalis ke-37 Universitas Katolik Soegijapranata, Senin (5/8).

Sedangkan  untuk air, nantinya akan disalurkan ke lokasi pembuangan yang berjarak sekitar 150 meter dari kawasan Pasar Johar.

Potret Progress Revitalisasi Pasar Johar Semarang. (dok instagyou.com )

Revitalisasi Pasar Johar yang dilakukan Kementerian PUPR tetap mengedepankan prinsip-prinsip pelestarian bangunan gedung cagar budaya.

Ruang lingkup pekerjaan yang dilakukan Kementerian PUPR berada di bagian tengah dan utara pasar dengan nilai kontrak konstruksi sebesar Rp146,09 miliar dengan kontraktor adalah PT Nindya Karya.

Pekerjaan yang dilakukan di antaranya rehabilitasi bangunan, pekerjaan rangka atap lengkung, mekanikal elektrikal, pemasangan paving, pemasangan tegel los penjual daging, pengecatan rangka meja lapak dan pembuatan bak kontrol drainase.

Adapun Konsepnya disesuaikan dengan fungsi kota sebagai kota tujuan wisata dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan dengan melibatkan Pemerintah Daerah. Bahkan Pasar Johar nantinya juga dapat menjadi objek wisata Kota Semarang.

Sementara untuk revitalisasi bangunan depan pasar dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang. Renovasi pasar disesuaikan dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal, mulai dari perencanaan hingga pembangunan. Di samping itu, renovasi mengutamakan prinsip pelestarian bangunan cagar budaya.

Dengan demikian, kedepannya setelah revitalisasi pasar selesai  diharapkan para pedagang dapat kembali berjualan dengan kondisi yang lebih nyaman dari sebelumnya.

Related Articles

Back to top button