fbpx
Kabar Daerah

Pusat Oleh-Oleh di Jalan Pandanaran Ramai Wisatawan, Protokol Kesehatan Diperketat

SEMARANG, energibangsa.id – Menyambut libur Natal dan Tahun Baru di Kota Semarang salah satu yang tidak boleh ketinggalan bagi wisatawan ketika berkunjung adalah membeli oleh-oleh. Hal inilah yang terlihat pada Minggu (3/1/2021) di Jalan Pandanaran.

Dipadati pengunjung yang menyerbu sentra oleh-oleh khas Semarang, berderetan kendaraan pribadi terparkir memenuhi sepanjang sudut jalan yang rata-rata berplat nomor yang berawalan huruf B.

Meski dipenuhi dengan berbagai turis dari segala penjuru, namun manajemen toko oleh-oleh dengan tegas menerapkan protokol kesehatan yang harus dipatuhi. Mulai dari pembatasan pengunjung hingga pengukuran suhu.

Menurut keterangan dari salah satu pengunjung yang berkunjung, ia merasa nyaman tanpa khawatir berbelanja karena toko yang ia kunjungi menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Lalu karyawan toko juga sangat sigap dengan tidak membiarkan pengunjung saling berkerumun dan mengontrol alur keluar masuk pengunjung dengan tertib serta rapi.

Senada pengunjung lainnya menuturkan pusat oleh-oleh di Jalan Pandanaran terpantau ramai.

Meski padat pengelola toko juga sudah menerapkan protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan, dan pengecekan suhu.

Kepala toko salah satu tempat oleh-oleh, Ade Irawan mengaku cukup kesulitan menghalau pengunjung yang berbelanja ke tokonya bersama keluarga. Namun demikian pihaknya telah melakukan upaya agar pengunjung melakukan sosial distancing.

“Kami sudah menerapkan sosial distancing. Tapi yang paling susah jika beberlanjanya sekeluarga, dan kalau antre di outlet pemesanan tidak mau salah satu,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihak toko telah membatasi pengunjung yang hendak ke konter pemesanan. Pengunjung hanya boleh satu orang saja yang berada di konter tersebut.

“Kami juga telah menyiapkan lantai dua untuk pembagian konsumen yang datang ke toko agar tidak berkerumun. Jadi kalau ada antrean kami arahkan pengunjung ke lantai dua. Kami juga ada toko di Pamularsih, dan Ngaliyan,” ujarnya. (Ozan/EB)

Related Articles

Back to top button