Gaya HidupRagam Bangsa

Punya Jiwa Nasionalis? Lamar Pasanganmu dengan Ikrar Sumpah Pemuda dan Risalah Sidang BPUPKI

ENERGIBANGSA.ID – Pernikahan merupakan penyatuan dua insan dalam satu ikatan rumah tangga yang sakral. Sebab pernikahan adalah momen yang istimewa, maka banyak pasangan yang menyiapkan segala sesuatunya dengan sempurna, termasuk mahar pernikahan.

Seperti halnya pasangan Sophi Arifudin (30) dan Suyani (28) yang telah menikah pada tahun 2018 lalu. Tak seperti kebanyakan pasangan yang menikah dengan tema modern atau tema keagamaan, pasangan asal Yogyakarta dan Wonogiri ini memilih untuk menikah dengan konsep nasionalis.

Akad nikah pernikahan Sophi dan Suyani

Sophi meminang pujaan hatinya melalui proses ta’aruf dengan mahar berupa seperangkat alat salat dan ikrar sumpah pemuda.

“Maharnya seperangkat alat salat dan ikrar sumpah pemuda yang diucapkan mempelai pria. Tujuannya untuk menyebarkan virus nasionalisme dan menanamkan semangat sumpah pemuda dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ryan Budi, penyelenggara ta’aruf, dikutip Energi Bangsa dari Kompas.

[Baca juga : Selain Membuat Jantung Berdegup Kencang, Apa Manfaat Jatuh Cinta?]

Tak hanya itu, dengan menggunakan pakaian adat Bali Agung, mereka duduk di atas altar pernikahan dari mesin pembuat keramik yang bisa berputar. Gerakan putar yang berpusat itu merupakan simbol harapan agar pasangan pengantin ini memusatkan diri pada perilaku bermasyarakat dan berkeutuhan.

Pernikahan dengan ikrar sumpah pemuda sebagai bukti pengikat ini diharapkan dapat menginspirasi dan menggelorakan semangat kebhinekaan. Namun hal terpenting dalam pernikahan ini adalah menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah.

[Baca juga : Pasangan Asal Boyolali Menikah dengan Mahar Saham, Memangnya Bisa?]

Senada dengan Sophi dan Suyani, politisi Partai solidas Indonesia (PSI), Tsamara Amany dan dosen New York University Ismail Fajrie Alatas belum lama ini juga telah melangsungkan pertunangan dengan cukup nasionalis.

Dalam acara tersebut, Fajrie memberikan seserahan yang cukup unik, yakni buku risalah sidang BPUPKI. Pasangan ini mengaku keduanya sangat suka membaca buku dan membahas isu kenegaraan. Sehingga seserahan ini dirasa sangat sesuai untuk diberikan pada Tsamara.

Sobat Energi ada yang ingin meniru konsep pernikahan nasionalis seperti kedua pasangan di atas? Kira-kira mau kasih salinan isi perjanjian Linggarjati atau naskah Proklamasi?

Related Articles

Back to top button