fbpx
Kabar Indonesia

Premium dan Pertalite Terancam Dihapus, Ini Penjelasannya

ENERGIBANGSA.ID (Jakarta) – Kemarin, Rabu (2/9), berita berjudul “Siap-siap Tambah Blangsak! Pertamina Akan Hapus Premium dan Pertalite” beredar di masyarakat. Diketahui artikel tersebut dipublikasikan oleh  situs beralamat newanmedia.com

Dalam artikel tersebut tertulis Pertamina hanya akan menjual Pertamax dengan menghapus bahan bakar minyak jenis Premium dan Pertalite.

Dikutip dari Antara, dalam situs tersebut menjelaskan rencaa penghapusan dikemukakakn dalam RapatDengar Pendapat antara Pertamia dan Komisi VII DPR RI, Senin (31/8) lalu.

Lantas apakah benar Pertamina akan menghapus dua jenis BBM itu?

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim energibangsa.id, ternyata informasi tersebut kurang tepat adanya.

Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Pertamina menyebutkan terus berupaya meningkatkan penggunaan bahak bakar ramah lingkungan, salah satunya dengan memberi diskon untuk harga bahan bakar Pertalite.

Meski begitu, BUMN melalui Pertamina tetap akan menyediakan Premium sesuai tugas dari Pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 43 tahun 2018 serta Kepmen ESDM Nomor 1851 K/15/MEM/2018.

Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina, menjelaskan bahwa di seluruh dunia hanya ada 7 negara yang masih menggunakan bahan bakar dibawah RON 90. Dari ketujuh negara tersebut salah satunya Indonesia.

“Sebetulnya Premium dan Pertalite, porsi konsumsinya paling besar. Kita perlu mendorong bagaimana konsumen yang mampu beralih ke BBM ramah lingkungan,” ujar Nicke.

Keinginan Pertamina untuk konsumen beralih menggunakan BBM ramah lingkungan sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) No 2 Tahun 2017 yang mensyaratkan standar baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor sesuai dengan standar EURO 4.

Dengan demikian, bahan bakar yang digunakan untuk uji emisi minimal mengikuti RON 91 dan CN minimal 51. (Sasa/EB)

Related Articles

Back to top button