fbpx
Ekonomi & Bisnis

Prediksi OJK: Laju Ekonomi 2021 Tumbuh 5 Persen, Semangat!

JAKARTA, energibangsa.idMemasuki tahun 2021, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memprediksi soal pertumbuhan ekonomi kita.

Pada kuartal IV 2020, OJK memprediksi minus 2 persen. Meski demikian, menurutnya, angka tersebut menunjukkan perbaikan dari kuartal II dan kuartal III.

Pada kuartal II 2020 lalu, pertumbuhan ekonomi RI negatif 5,32 persen. Kemudian angkanya membaik di kuartal III 2020 meskipun masih minus 3,49 persen.

“Kami harap di kuartal IV tidak terlalu jelek, konsensus yaitu minus sekitar 1 sampai 2 persen,” ujar Wimboh dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021, Jumat (15/1).

Tumbuh 5 persen

Pada tahun ini (2021), Wimboh memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5 persen. Hal tersebut tak lepas dari indikator pemulihan ekonomi yang kian terlihat, seiring dengan berlangsungnya program vaksinasi covid-19.

Didukung dengan sinergi kebijakan antara pemerintah, Bank Indonesia dan pemangku kepentingan lainnya.

Mempertimbangkan proyeksi tersebut, OJK juga memprediksi kredit perbankan di 2021 meningkat pada kisaran 7,5 persen ±1 persen (yoy).

Sejalan dengan itu, dana pihak ketiga (DPK) diperkirakan akan tumbuh solid di rentang 11 persen ± 1 persen (yoy).

Trend positif

Kemudian, penghimpunan dana di pasar modal pada 2021 diperkirakan meningkat kembali sebagaimana sebelum pandemi yakni di kisaran Rp50 triliun hingga Rp180 triliun.

Hal ini didukung dengan maraknya penerbitan surat utang sebagai implikasi dari likuiditas global yang masih memadai dan berlanjutnya tren suku bunga rendah.

Pun dengan piutang industri perusahaan pembiayaan. Sejalan dengan kredit perbankan juga diperkirakan tumbuh positif. Sejalan dengan meningkatnya konsumsi masyarakat yang kembali pulih di kisaran 4 persen (yoy). (*)

Related Articles

Back to top button