fbpx
Olahraga

Pratama Arhan, Eks Pemain PSIS Semarang ini Jadi Garuda Muda Andalan Shin Tae-yong

SEMARANG, energibangsa.id—Timnas U-19 menjadi tim paling serius dibina oleh PSSI. Sayangnya, Piala Dunia U-20 dan Piala AFC U-20 2021dibatalkan.

Tim dengan julukan “Garuda Muda” itu dapat dipastikan vakum dari kegiatan. Huftt!!

Namun pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tak ingin anak asuhnya ‘nganggur’ begitu saja.

Ia berencana mengajak untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2021.

Pemain-pemain tersebut meliputi Rizky Ridho, Pratama Arhan, Bagas Kaffa, Irfan Jauhari, Braif Fatari, dan Saddam Gaffar.

Dilansir dari Bola.com, Jumat (12/2/2021), kelima pemain hijau daun di Timnas Indonesia, adalah sebagai berikut.

Bagas Kaffa

Perjuangan Bagas Kaffa selama membela Timnas Indonesia U-19 tak sia-sia. Bagas Kaffa adalah satu dari delapan pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipromosikan oleh Shin Tae-yong sebagai timnas senior.

Bagas Kaffa adalah langganan Timnas Indonesia kelompok usia, mulai dari U-16 dan U-19. Dia kini memiliki kesempatan untuk bersaing di timnas senior.

Bagas Kaffa punya kualitas seimbang. Sebagai bek sayap kanan, ia bisa menyerang dan bertahan sama baiknya.

Pratama Arhan

Pratama Arhan populer dengan jurus lemparan jarak jauh. ‘Gaya mainnya’ kerap membahayakan gawang lawan.

Jurus andalan Arhan selalu dipakai saat mengikuti pemusatan latihan dengan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia pada Agustus-Oktober 2020 lalu.

Pratama Arhan yang berasal dari klub PSIS Semarang, juga dikenal sebagai bek sayap kiri yang agresif. Dia gemar menusuk ke pertahanan lawan.

Rizky Ridho

Rizky Ridho adalah bek tangguh kepunyaan Timnas Indonesia U-19. Bersama tujuh rekannya yang lain, ia naik kasta ke timnas senior.

Di Timnas Indonesia U-19, Rizky Ridho berstatus sebagai wakil kapten setelah David Maulana. Dia membentuk tandem yang kokoh bersama Elkan Baggott di lini belakang.

Di Timnas Indonesia, Rizky Ridho harus siap bersaing dengan pemain yang lebih senior seperti Andy Setyo dan Bagas Adi. Positifnya, ia bisa mencuri ilmu dari dua rekan seniornya itu.

Irfan Jauhari

Irfan Jauhari adalah pemain multiposisi sewaktu di Timnas Indonesia U-19. Selain lihai di posisi penyerang, ia juga bisa diplot sebagai gelandang sayap.

Kepiawaian Tae-yong diduga menjadi penyebab Irfan naik kelas ke Timnas Indonesia. Ke depan, Irfan bisa menyerap banyak ilmu dari seniornya seperti Osvaldo Haay dan Miftahul Hamdi. Namun untuk masuk skuad, kans pemain Bali United itu tipis.

Erlangga Setyo

Keputusan Shin Tae-yong melibatkan Erlangga Setyo cukup dipertanyakan. Pasalnya, kiper berusia 17 tahun itu berstatus sebagai penjaga gawang pelapis di Timnas Indonesia U-19.

Ironisnya, Shin Tae-yong malah tidak memberikan kesempatan bagi Adi Satrio, kiper utama Timnas Indonesia U-19.

Namun sebagai penjaga gawang, Erlangga punya postur yang ideal. Pada usianya yang belum menginjak kepala dua, ia telah memiliki tinggi 192 cm.

Postur tubuh jangkung nampaknya membuat masa depan Erlangga sebagai kiper cukup cerah. Semoga, ya, sob! (dd/EB)

Related Articles

Back to top button