fbpx
Kabar Daerah

PPKM Jilid Dua, Kota Semarang Longgarkan Kebijakan Bagi Tempat Usaha

SEMARANG, energibangsa.id – Dalam langkah mematuhi Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2021. Pemerintah Kota Semarang akhirnya kembali memperpanjang pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari 2021. 

Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan terdapat tiga hal yang diputuskan dalam rapat evaluasi peninjauan PPKM di Kota Semarang, antara lain

Pusat perbelanjaan semula ditetapkan dapat beraktifitas hingga pukul 19.00, saat ini bisa sampai pukul 20.00 WIB. Kemudian, PKL, cafe, restoran, serta tempat usaha lainnya ke depan sudah boleh beraktifitas dengan protokol kesehatan hingga pukul 22.00 WIB.

Terdapat tiga ruas jalan yang dinormalkan kembali adalah Jalan Pemuda, Jalan Supriyadi dan Jalan Lamper, dimana semula ditutup 24 jam, pada saat Pemerintah Pusat RI mulai menetapkan PPKM Jawa-Bali.

“Saya mohon dukungan dari masyarakat agar aktivitas di Kota Semarang bisa berangsur normal kembali dengan protokol kesehatan. Tolong saling mengingatkan. Jangan sampai karena ada sebagian yang tidak memiliki kesadaran, lalu imbasnya menjadi luas,” pinta Hendi kepada masyarakat.

Hendi meminta agar ada komitmen yang kuat antara masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, karena hal tersebut masih menjadi kunci utama menekan angka kasus Covid-19.

Hendi juga menjelaskan bahwa kasus Covid di Kota Semarang hingga minggu ke-3 bulan Januari 2021 mengalami penurunan hingga mencapai angka 802 kasus.

Demikian juga dengan angka kesembuhan yang mencapai 91,7 persen (15.601), sedangkan untuk vaksinasi sebanyak 5.937 telah terlaksana 6.222 atau 104,80 persen di Rumah Sakit dan KKP.

Untuk tenaga kesehatan di Puskesmas, dari 7.868 sasaran, sebanyak 2.329 nakes yang telah tervaksinasi. Selanjutnya, kebijakan PKM ini akan dituangkan dalam perubahan Peraturan Walikota tentang PKM.

Aturan tersebut berlaku dua minggu ke depan, yaitu mulai tanggal 26 Januari hingga dengan 8 Februari 2021. (Ozan/EB)

Related Articles

Back to top button