fbpx
Kabar Daerah

PPKM Diperpanjang, H. Muhtamat Sampaikan Pesan Rakyat pada Pemerintah

KUDUS, energibangsa.id—Akhirnya pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama 14 hari. Regulasi itu terhitung 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Daerah yang menerapkan PPKM jilid II meliputi 7 provinsi, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Berdampak makin buruk

Oleh masyarakat, adanya perpanjangan PPKM justru berdampak makin buruk bagi pelaku perjalanan. Syarat rapid test antigen atau RT-PCR diperlukan untuk dapat melakukan perjalanan dengan transportasi umum, baik kereta maupun pesawat.

Lebih parah lagi, aturan PPKM berupa pembatasan dirasa sangat menyulitkan kegiatan ekonomi masyarakat. Terkait hal itu, anggota DPRD Kabupaten Kudus H. Muhtamat turut buka suara.

Ketua Fraksi Partai Nasdem Kabupaten Kudus itu menyampaikan suara masyarakat yang dititipkan kepadanya.

“PPKM sebenarnya bagus, dalam jangka pendek. Tetapi kalau dalam jangka panjang bisa timbul banyak madorotnya. Ekonomi bisa tersendat, lesu dan terpuruk,” ujar Muhtamat.

Perlu bersinergi

“Sekarang bagaimana semua bersinergi, media, pemerintah dan masyarakat berkomitmen bersama untuk prokes. Harus tanpa beban, tanpa harus di pantau melainkan dengan kesadaran bersama”, lanjutnya.

“Mandegnya proses pendidikan yang kita lihat juga menjadi tidak efektif. Harus kita tinjau ulang, perekonomian di masyarakat bawah juga harus mulai kita dorong lagi,” tandasnya.

Ia juga berharap, agar vaksinasi harus bisa diterima dengan gembira. Bukan sebagai momok, dan ini akibat minimnya informasi.

“Ini saatnya pemerintah pusat dn daerah bersinergi bersama semua elemen untuk menuntaskan persoalan covid. Agar keadaan segera kembali normal, “ungkap Muhtamad, menyampaikan pesan masyarakat Kudus.

Menurut anggota dewan yang juga alumni Madrasah TBS NU Kudus itu, perlu adanya evaluasi yang melibatkan unsur pendidik dan walimurid.

“mungkin bisa lewat quisioner, google survey, atau apalah, sehingga keluhan orang tua atau wali murid juga bisa didengar langsung,” pungkasnya. (dd/EB)

Related Articles

Back to top button