Kabar IndonesiaNasional

Potensi Jamur Merang Karawang Kini Semakin Berkembang

0

ENERGIBANGSA.ID – Sebagai salah satu komoditas holtikultura, jamur memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Di Indonesia, Kabupaten Karawang menjadi salah satu daerah penghasil jamur merang dengan kualitas bagus yang memiliki prospek menarik untuk dikelola. Sekiranya terdapat dua jenis varietas jamur yaitu jamur merang putih dan jamur merang hitam.

Jamur merang memiliki waktu yang cukup singkat untuk dapat dipanen,yaitu berkisar pada usia 9-15 hari setelah ditanam. Dalam sekali panen, petani jamur dapat memperoleh 100-250 kilogram jamur merang. Menurut Khatim, salah satu produsen jamur merang di Karawang, wilayah pemasaran hasil panen jamur merang meliputi Jakarta, Bandung, dan Tangerang.

Dikutip dari akun Instagram Kementerian Pertanian (Kementan), Kabupaten Karawang mempunyai kurang lebih 26 kelompok tani binaan yang memproduksi jamur merang. Salah satu kelompok tani tersebut adalah Kelompok Tani Karya Tani Mandiri yang memiliki potensi produksi benih 1800 baglog per bulan. Keberadaan produsen jamur merang terdapat di Kecamatan Jatisari, Banyusari, Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, Lemahabang, Telagasari, Tirtajaya, dan Rawamerta.

Dilansir dari MediaIndonesia oleh EnergiBangsa, Direktur Perbenihan Holtikultura, Sukarman, menyatakan bahwa potensi pengembangan jamur Indonesia sangat masih luas.

“Jamur sebagai salah satu komoditas hortikultura masih punya potensi besar untuk dikembangkan sehingga nantinya menjadi komoditas ungulan daerah dan dapat memberdayakan petani serta sumber daya alam yang ada disekitar. Contohnya Kabupaten Sleman, Yogyakarta dengan keunggulan jamur tiramnya dan Kabupaten Karawang dengan jamur merangnya,” jelas Sukarman.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Kang Jack, Juru Parkir Inspiratif Pendiri Sekolah Gratis

Previous article

Makuta Pop Tawarkan Konsep Minum Jamu dengan Cara Baru

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.