fbpx
EssaiReligius

Posisi Kyai dalam Analogi Sepakbola

oleh : Amin Ridwan, essais dan kaligrafer asal Kota ukir.

ENERGIBANGSA.ID – Simbah KH Sya’roni adalah seorang ulama khos alquran. disamping itu beliau juga punya hobi catur dan sepakbola, pada suatu kesempatan beliau berdakwah sambil menjelaskan peran penting posisi, strategi pemain beserta manager dalam sepakbola.

Ada beberapa kategori kyai menurut beliau sebagai para pemain sepakbola yang berada di lapangan. Ada kyai posisi kiper, kyai bek, kyai tengah, kyai sayap dan kyai striker.

Mulai dari bek dulu,Kyai bek ini adalah kyai yg berada paling bawah, beliau berada di kampung, ilmu beliau dibutuhkan masyarakat bawah,untuk mimpin tahlil, imam mushola dan aktifitas keagamaan lainnya.

mereka jantung pertahanan paling dasar amaliyah aswaja dan menjaga umat agar tetap pada ubudiyah.Selanjutnya Kyai tengah adalah kyai yang fokus kepesantrenan, fokus pada pembinaan santri yang kelak di butuhkan umat,dan siap menjadi rujukan umat dari kalangan manapun.

Berikutnya Kyai sayap Adalah kyai yang memiliki jelajah ruang lebih luas, terkadang beliau mengajar di pesantren,terkadang di podium podium, terkadang ada yg terjun ke politik.

Kyai striker Ini bertugas yg paling berat,mereka dituntut menyerang musuh dan mengalahkan lawan meski terkadang dianggap kontroversi namun tujuan utama adalah mengatur keseimbangan permainan, agar disaat lawan fokus pada striker, para pemain lain bisa menyelamatkan gawang.

Kyai kiper itu ulama yang memantau dari jauh namun dekat, dekat namun jauhKiper itu ulama yang paling berani jatuh bangun disaat kyai2 lain tidak bisa menahan serangan lawan.

Beliau mendapat tugas paling wani rekoso (gedi tirakate)Manager/pelatih adalah syaikhul masyayikh Beliau tak terlihat dilapangan namun peran beliau sangat penting dan selalu memgawasi para santri beliau dilapangan,dan menegurnya bila sang murid melakukan kesalahan.

Begitulah gambaran para kyai serta ulama.dan kita sebagai suporter selalu memberi dukungan,memberi kontribusi pada kebanggan kita, dengan terus membela para kyai kita.

Related Articles

Back to top button