fbpx
Kabar Daerah

Polres Banjarnegara Lakukan Sterilisasi Gereja dan Jaga Kamtibmas

BANJARNEGARA, energibangsa.id – Kepolisian Banjarnegara sudah sterilisasi belasan gereja sebelum ibadah Natal. Hal ini merupakan uapaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk melaksanakan ibadah.

Dilansir dari Antara, Kamis (24/12), kegiatan kepolisian ini merupakan pemenuhan standar operasional prosedur kepolisian. Tentunya dalam memberikan rasa aman, nyaman dan kondusif.

“Jajaran Polres Banjarnegara telah melakukan sterilisasi belasan gereja di wilayah setempat menjelang Natal 2020,” ungkap Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto.

Kegiatan sterilisasi gereja juga sekaligus untuk mengecek persiapan protokol kesehatan di tiap gereja. Sterilisasi gereja ini dipimpin oleh Kasatgas Preventif, AKP Agustinus Krisdwiantoro.

Petugas dari kepolisian mengecek semua bagian dan sudut gereja. Pihaknya juga membawa anjing pelacak untuk menyisiri gereja agar aman untuk digunakan beribadah.

Jangan timbul klaster baru

Kapolres berharap dalam perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini jangan sampai menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19. Maka dari itu, Ia juga mengingatkan untuk tetap terapkan protokol kesehatan.

“Terapkan prtokol kesehatan. Terutama pada saat merayakan Natal 2020 dan malam Tahun Baru 2021 agar tercipta rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kapolres tururt mengingatkan masyarakat agar tidak berkerumun yang bisa berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Hal ini sesuai dengan Maklumat Kapolri Nomor Mak/4/XII/2020.

“Maka Polri menggelar operasi lilin 2020 dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif. Secara humanis serta penegakan hukum secara tegas dan professional,” katanya.

Tak hanya mobilitas masyarakat dan kerumunan saja yang disoroti, gangguan kamtibmas lainnya juga harus diperhatikan. Gangguan kamtibmas yang harus diantisipasi yaitu ancaman terorisme dan radikalisme, sabotase, penyalah gunaan narkoba, pesta miras dan perusakan faslitas umum.

Selanjutnya yaitu aksi kriminalitas, tawuran berkelompok, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Mengingat saat ini sedang musim penghujan maka berdampak pada ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. (*)

Related Articles

Back to top button