fbpx
Kabar Daerah

Polisi Sita Hotel di Semarang Milik Terduga Aset Terpidana Kasus Kredit Fiktif

SEMARANG, energibangsa.id – Pemandangan sedih harus diterima oleh karyawan Hotel Hazotel, terkait penyitaan aset yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang pada Rabu (27/01/2021).

Semua berawal dari kasus kredit fiktif pada Bank Mandiri Cabang Semarang dengan terpidana Donny Iskandar Sugiyo Utomo.

Dan dikonfirmasi pula hote yang berada di Srondol Wetan, Banyumanik tersebut merupakan salah satu aset yang milik terpidana Donny Iskandar. Total sebanyak 3 ruko telah dieksekusi oleh pihak Bank Mandiri Semarang bersama Kejari.

Edward Setiadi dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 7 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Tipikor Semarang pada 20 Oktober 2020, karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan nilai kerugian negara Rp 5,7 miliar.

Kasus tersebut telah dibawa dan diserahkan diserahkan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk dilakukan penilaian dan pelelangan serta pendataan lebih lanjut mengenai nilai aset.

Hasil lelang dari aset itu akan digunakan untuk membayar uang pengganti (UP) kerugian negara.

Berdasarkan putusan majelis hakim, UP yang harus dibayarkan senilai Rp 5,7 miliar dan disetorkan ke kas negara, apabila tidak mencukupi nantinya terpidana akan dihukum dua tahun penjara. (Ozan/EB)

Related Articles

Back to top button