fbpx
Pojok Bangsa

Polemik Kata ‘Anjay’, Ini Kata Komisi VIII DPR RI…

ENERGIBANGSA.ID (JAKARTA) –  Polemik penggunaan kata “Anjay” yang saat ini sedang marak terjdi di masyarakat  dan pelaporan artis sekaligus Youtuber Lutfi Agizal. Atas video anak-anak yang memakai kata tersebut kepada Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendapat tanggapan dari Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Komisi yang membidangi Agama dan Sosial ini heran terhadap persoalan penggunaan kata ‘anjay’ yang sampai diadukan ke KPAI.

Ketua komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto kepada wartawan, Sabtu (29/8) mengatakan kata ‘anjay’ sebagai bahasa gaul. Kemudian seperti banyak gurauan, secara verbal belum bisa dikatakan kasar.

Bahasa-bahasa semacam itu, menurutnya, muncul seiring perkembangan zaman dengan keterbukaan informasi yang sangat cepat. Menurutnya, kata ‘anjay’ merupakan bahasa gaul.

“Itu kan perkembangan cepat zaman seperti ini, bahasa-bahasa gaul ini gurauan ataupun tidak bermaksud kadang-kadang untuk menyerang orang,” ucap Yandri dikutip dari detik.com.

Ketua komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto menjawab perihal kata Anjay yang menjadi polemik di masyarakat kepada wartawan, Sabtu (29/8). (sumber: detik.com)

Yandri tak tahu persis awal mula kata ‘anjay’ itu ada dan pelesetan dari kata apa. Sehingga dianggap tak tepat jika diucapkan oleh anak-anak.

Namun, dirinya menilai bahwa mengadukan hal tersebut ke KPAI merupakan hal yang begitu berlebihan.

“Sekali lagi itu perlu diluruskan maknanya biar kalau ada yang merasa tersinggung atau merasa keberatan tapi di sisi lain itu ada yang merasa sebuah gurauan, hanya bahasa gaul. Ya menurut saya belum perlu lah sampai melapor-melapor,” katanya.

[Baca Juga: Heboh Kaum Anjay, Laporan Lutfi Agizal di Respon KPAI ]

Seperti diberitakan tim energibangsa.id sebelumnya, polemik kata ‘anjay’ menjadi ramai dibahas usai Lufti Agizal di membahas dan membedah kata tersebut di channel Youtube-nya belum lama ini.

Bukan hanya membahasnya, Lutfi juga mengadukan sebuah video yang memperlihatkan anak-anak memakai kata ‘anjay’ ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Lutfi pun telah mengadukan anak yang memakai kata ‘anjay’ ini ke KPAI. Dia melampirkan pula surel balasan dari KPAI.

Namun, aksinya ini malah menuai kritikan dari banyak pihak, mulai dari masyarakat hingga  sejumlah publik figure seperti Nikita Mirzani dan Young Lex.

Seolah tak gentar dengan hujatan, Lutfi terus maju dan berjuang agar kata “anjay” tak lagi digunakan oleh orang-orang.

Berdasarkan hasil wawancaranya dengan seorang pakar bahasa di channel Youtubenya, Lutfi menyimpulkan dan meyakini bahwa kata tersebut memiliki makna kasar.

Kedepannya, pria kelahiran semarang ini berencana mengundang Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, agar mau berbicara di channel youtubenya.

Namun Retno belum memberikan jawaban atas ajakan Lutfi dan ingin membicarakan dahulu dengan kawan-kawan nya di KPAI.(Gilban/EB)

Related Articles

Back to top button