Kabar Daerah

Plong! Penyerang Rumah Habib Umar Assegaf Kini Tertangkap

ENERGIBANGSA.ID (Solo)— Dikira ada teroris, warga digegerkan penangkapan terduga pelaku perusakan dan penganiayaan yang memicu kerusuhan di kawasan Mertodranan, Pasar Kliwon, Solo di salah satu indekos, Rabu (19/8) malam lalu.

Pelaku penyerangan rumah Habib Umar Assegaf di Mertodranan, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah (Sumber: detikcom)

Penangkapan itu dipicu oleh aksi penyerangan saat acara doa yang digelar jelang pernikahan putri Habib Umar Assegaf di Mertodranan, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.

Atas aksi tersebut, polisi terus melacak pelaku dan mengungkap awal mula penyerangan. Kini diketahui, penyerangan tersebut ternyata diketahui dari ajakan melalui pesan di grup WhatsApp (WA).

Kapolresta Solo, Ade Safri Simanjuntak, menyatakan telah mengidentifikasi beberapa grup WA yang ada beberapa kelompok massa dan di antaranya ikut serta dalam aksi penyerangan.

“Ajakan berawal dari grup WA, kemudian beberapa pelaku mendatangi lokasi. Kemudian terjadi komando untuk melakukan kekerasan bersama-sama terhadap orang maupun barang” sebut Ade.

“Ada beberapa grup yang kita identifikasi dan ini merupakan gabungan dari beberapa kelompok,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, mengerucut bahwa otak dari aksi penyerangan adalah tersangka BD. BD adalah pelaku yang pertama kali dirilis oleh polisi.

Dalam grup WA tersebut, BD adalah adminnya. Dia juga terdeteksi mengajak anggota grup untuk mendatangi lokasi kejadian.

“Sudah berhasil mengerucut, di mana dari 6 tersangka yang sebelumnya kita rilis beberapa waktu lalu. Tersangka BD inilah sebagai otak pelaku” terangnya.

“Tersangka yang memulai mengajak, menghasut di grup WA yang mana ia sebagai admin grup, lalu mengajak anggota untuk melakukan aksi kekerasan di TKP” ungkap Ade.

Yang terbaru, polisi menangkap kembali dua orang terduga pelaku penyerangan doa nikah putri Habib Umar Assegaf. Mereka juga diduga menghasut orang lain agar melakukan kekerasan.

Dua orang tersebut adalah S alias J dan AN alias H. Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Dini hari tadi pukul 02.15 WIB, Polri kembali menangkap dua tersangka tambahan lainnya yaitu atas nama S alias J dan AN alias H,” kata Kapolresta.

Dengan demikian, total sudah ada 12 orang yang ditangkap polisi. Delapan orang di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. (dhanti/EB/detik)

Related Articles

Back to top button