fbpx
Kabar Daerah

PLN Luncurkan Command Center, Hendi: Semoga Nggak Kena Bully Lagi

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Kata kunci pelayanan publik hari ini adalah kepuasan pelanggan,” ungkap Hendi. Sapaan akrab Wali Kota Semarang itu, di Kantor PLN UP2D Jateng-DIY, Selasa (18/8) dua hari lalu.

PLN Luncurkan Command Center, Hendi: Semoga Nggak Kena Bully Lagi

Menurut Hendi, saat ini listrik menjadi kebutuhan primer untuk mendukung aktivitas masyarakat.

“Listrik sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat, tidak hanya sandang, pangan dan papan. Listrik ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Terlebih di masa pandemi ini banyak aktivitas masyarakat yang sangat bergantung pada pasokan listrik di rumah untuk aktivitas UMKM, work from home maupun pembelajaran sekolah secara daring.

“Terutama di masa pandemi ini orang kemudian mengeluh jika listrik mati hari itu,” imbuhnya.
Dirinya pun mengaku turut mendapat keluhan dari warganya bila listrik padam.

“Saya ini termasuk yang dibully oleh warga Semarang, Pak Hendi gimana ini listrik di Semarang?,” ujar Hendi menirukan keluhan warga.

“SEMOGA NGGAK KENA BULLY LAGI. Hari ini PLN sudah punya command center, untuk lebih cepat, dan mudah mendeteksi listrik padam” tulis twitter resmi Hendi @hendrarprihadi.

Hal tersebut menurutnya wajar terjadi karena ekspektasi masyarakat terhadap PLN sangat tinggi.

Untuk itu, dengan adanya Command Center PLN dan borderless, diharapkan keluhan masyarakat dapat terselesaikan dengan cepat. Karena pusat komando akan memerintahkan petugas pelayanan teknik terdekat dengan lokasi gangguan untuk segera menindaklanjuti pengaduan pelanggan.

“Lewat launching command center dan layanan borderless ini pasti lebih efisien. Lebih optimal hingga kemudian bisa melayani masyarakat dengan lebih baik,” pungkas Hendi.

Sementara itu General Manager PLN UID Jateng DIY, Feby Joko Priharto mengungkapan jika Command Center PLN ini merupakan komitmen dari PLN untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga Semarang.

“Hadirnya Command Center ini akan mempercepat penanganan gangguan atau keluhan pelanggan, karena pemberian penugasan berdasarkan pantauan realtime posisi petugas di aplikasi map display,” terangnya. (buddy/EB/tribunnews).

Related Articles

Back to top button