fbpx
Internasional

Peringati Tragedi 9/11, Secercah Cahaya Terpancar di Pentagon

ENERGIBANGSA.ID (Washington DC) — Hari ini, 19 tahun yang lalu, terjadi serangan terorisme paling menakutkan dan mengerikan di Amerika Serikat. Sebuah pesawat American Airlines dibajak dan menabrak menara utara World Trade Center (WTC) di New York menewaskan hampir 3.000 orang.

Gedung dengan 110 lantai itu runtuh, menewaskan banyak orang dan menyebabkan 6.000 orang terluka.

Tragedi ini bermula pada pukul 08.46 pagi ketika American Airlines Penerbangan 11 dibajak dan menabrakkan diri ke Tower WTC utara. Serangan pertama ini menyebabkan lantai 80 hingga 110 gedung terbakar dan orang-orang di dalamnya tewas.

Kemudian, beberapa saat setelahnya, pembajak lain mengendarai United Airlines Penerbangan 175 dan menabrakkan ke Menara Selatan WTC.

Pelaku penyerangan itu adalah kelompok radikal dari Timur Tengah dan didalangi oleh Kelompok Al-Qaeda yang dipimpin Osama bin Laden. Mereka ingin membalas dendam atas keterlibatan AS dalam berbagai operasi militer di Timur Tengah.

Sebagai bentuk penghormatan dan mengenang para korban tragedi 11 September, Pentagon pada Rabu malam melakukan penghormatan dalam ‘Towers of Light’.

Dua lampu menyala terang di markas besar Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk memperingati 19 tahun tragedi 9/11.

Melansir Associated Press (AP), lampu itu dipasang oleh organisasi Tunnel to Towers di peringatan Penerbangan 93 di Pennsylvania dan di Pentagon.

Sorotan cahaya dua lampu itu dimaknai untuk ‘membangkitkan’ menara kembar WTC yang telah runtuh karena serangan di New York City.

Karena adanya virus corona, pertunjukkan serupa hampir dibatalkan di New York, namun adanya perdebatan yang pada akhirnya diputuskan bahwa pertunjukkan itu tetap berjalan.

Diberitakan AFP pada Kamis (10/9), warga New York akan tetap hadir di tugu peringatan “Ground Zero” Jumat, 11 September 2020. (Annisaa/EB/kompas).

Related Articles

Back to top button