Wisata & Kuliner

Percaya Ngga Percaya, Cafe Asri Ini Ada di Dalam Kos-kosan Lho

ENERGIBANGSA.ID (Malang) — Kafe yang terletak di tepi jalan memanglah strategis, tapi hal tersebut tidak berlaku bagi kafe anti mainstream ini, karena letaknya ada di dalam rumah kos-kosan.

Namanya kafe “Tanaberkah” yang berada di Jl. Karya Wiguna 88A, Tegalgondo, Dau, Malang. Pengunjung yang datang pun harus melewati jalan menurun yang hanya cukup untuk kendaraan roda dua.

Tentunya, mesin motor harus dimatikan agar tidak mengganggu penghuni kos, karena pengunjung akan melewati lorong yang kanan kirinya adalah kamar kos.

Setelah melewati lorong, pengunjung akan tiba di lokasi kafe. Halaman luas dengan berbagai macam tanaman semakin membuat suasana menarik. Asri dan sejuk, ditambah suara gemericik air sungai yang mengalir di sisi selatan kafe.

Keberadaannya yang antimainstream ini ternyata mengundang banyak pengunjung. Kafe ini mulai buka pada pukul 09.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Kholil selaku pemilik kafe mengungkapkan bahwa ia telah membuka usaha ini ketika awal-awal pandemi. Protokol kesehatan benar-benar diterapkan, mulai dari tempat cuci tangan, jaga jarak dengan menata letak kursi dan meja pengunjung dengan konsep outdoor.

Bahkan, papan himbauan dipasang pada pintu masuk, yakni pengunjung wajib memakai masker. “Aturan disini, harus menerapkan protokol kesehatan,” ujar Kholil

Kholil awalnya tak mengira, tempat usaha dirintis bersama anaknya kini ramai didatangi pengunjung. Nama kafe dipilih, karena dibuat dengan memanfaatkan lahan kosong seluas 500 meter persegi di belakang kamar-kamar kos.

“Tidak mengira, sekarang rame. Tanaberkah yang menamai anak saya. Karena dibangun memanfaatkan lahan kosong di belakang kamar kos,” beber Kholil.

Untuk menu minuman ada beragam pilihan, mulai dari kopi, teh, dan menu andalan yakni wedhang uwu, dan minuman berbahan empon-empon lainnya. Sementara menu, makanan, ada nasi goreng dan lalapan. Soal harga jangan khawatir, pemilik sengaja membandrol harga anak kos.

“Karena kami berada di lingkungan kos, untuk harga dibuat menyesuaikan kemampuan mereka,” ucap Kholil.

Adela, salah satu pengunjung mengaku, awalnya penasaran dengan lokasi Tanaberkah yang diketahui dari media sosial. “Ternyata tempatnya luar biasa, meskipun harus susah payah untuk masuk. Jalan menurun untuk bawa motor sampai parkiran,” tuturnya. (dhanti/EB/detik).

Related Articles

Back to top button