Wisata & Kuliner

Perbedaan Daging Sapi Amerika dan Australia, Mana yang Lebih Enak?

SEMARANG, energibangsa.id – Penyuka steak pasti gak asing lagi nih dengan istilah daging US Beef maupun Australian Beef. Kalau kamu lebih suka yang mana, nih?

Belakangan ini, restoran penyedia steak di Indonesia lebih sering menyajikan daging sapi impor asal Amerika Serikat yang harganya jauh lebih mahal dibanding daging Australia. Kalau perkara rasa, itu kembali ke preferensi setiap penikmatnya.

Lalu, apa saja sih beda daging US dan Australia selain soal harga? Berikut perbedaan US Beef dan Australian Beef dilansir dari berbagai sumber.

1. Tekstur Daging

Daging sapi Amerika cocok untuk kamu, penggemar steak yang lembut juga juicy. Hal ini disebabkan sapi dari Amerika diberi makan biji-bijian layaknya jagung atau kedelai (grain-fed beef).

Sementara itu, sapi Australia yang diberi makan campuran rumput dan biji-bijian, membuat daging nya lebih bertekstur dan berlemak. Meski daging sapi Australia ada juga yang hanya diberi makan rumput saja (Grass fed) maupun biji-bijian saja (grain fed)

2. Warna daging

Jenis makanan yang diberikan kepada sapi ternak juga mempengaruhi warna dari daging sapi. Untuk daging sapi pemakan rumput, memiliki warna merah yang lebih tua. Sedang sapi pemakan biji-bijian, dagingnya cenderung memiliki corak marbling yang memenuhi tekstur daging.

3. Sistem Penilaian Daging

Bersumber dari Kompas.com, antara daging sapi Amerika dan Australia memiliki sistem penilaian yang berbeda.

Untuk daging dari Amerika, United States Department of Agriculture (USDA) menetapkan tiga kategori kualitas daging sapi yakni prime, choice, dan select. Daging dilihat berkualitas bila memiliki lemak intramuskular yang ditemukan dalam jumlah besar pada sapi pemakan biji-bijian. Sehingga sapi pemakan rumput tak mendapat peringkat dalam sistem penilaian Amerika.

Dilain sisi, Meat Standards Australia (MSA) lebih menekankan penilaian pada kualitas tiap potongan daging, seperti tingkat kelembutan, kesegaran, juga rasa. Organisasi sertifikasi daging di Australia bernama AUS-MEAT Chiller Assessment, menilai setiap karkas daging sapi berdasarkan 6 faktor. Kualitas karkas daging sapi dilihat dari warna, lemak, jumlah marbling, area otot mata, lemak iga, dan kematangan

Itu tadi perbedaan antara daging sapi Amerika (US Beef) dan daging sapi Australia (Australian Beef). Jadi jangan bingung lagi kalau Sobat Energi mau pesan steak di restaurant. (Sasa/EB).

Related Articles

Back to top button