fbpx
Kabar Indonesia

Perangi Covid-19, Anies Baswedan Terapkan PSBB Total DKI Jakarta

ENERGIBANGSA.ID – Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta pada hari ini akan mengadakan rapat virtual bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan sejumlah kepala daerah dari wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek). Dalam rapat tersebut akan dibahas mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dilakukan secara total.

Bima Arya, Wali Kota Bogor, mengatakan jika dalam rapat yang akan dilaksanakan pada hari Kamis (10/9) ini akan membahas dan mempelajari rem darurat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total yang rencananya akan diberlakukan di DKI.

“Siang ini kita rapatkan dan pelajari semua data. Jam 14.00 WIB kepala daerah Bodebek akan melakukan rapat via Zoom dengan Gubernur DKI dan Jabar,” ujar Bima lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (10/9).

Namun hingga saat ini, Bima masih enggan memberikan komentar mengenai keputusan PSBB total yang baru diambil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia menuturkan jika hasil rapat nanti yang memberi keputusan mengenai keterkaitan wilayah di Bodebek yang kemungkinan akan mengikuti PSBB Total DKI Jakarta.

Seperti yang diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memiliki rencana untuk kembali menerapkan PSBB Total di DKI Jakarta. Seiring dengan lonjakan kasus Covid-19 yang terus meningkat. Rencananya PSBB total ini akan diberlakukan mulai 14 September mendatang.

Mengenai angka kematian yang semakin mengkhawatirkan. Misalnya, rasio kasus positif atau positivity rate mencapai 13,2 persen dalam sepekan, atau 6,9 persen sejak awal pandemi.

DKI sendiri sebelumnya memberlakukan PSBB Transisi yang berakhir pada 9 September. Dikutip dari situs corona.jakarta.go.id, jumlah kasus positif per Selasa (8/9) di Jakarta mencapai 48.811 kasus. Dengan 1.330 orang di antaranya dan 36.451 sembuh (74,7 persen).

Pemberlakuan PSBB di DKI ini akan berdampak pada wilayah penyangga, yakni Bodetabek, yang berada di provinsi Jabar dan Banten. Sebab, banyak penduduk kawasan itu yang melakukan mobilitas ke DKI.

Related Articles

Back to top button