Gaya Hidup

Penting ! Kamu Tipe Introvert atau Ekstrovert?

ENERGIBANGSA.ID – Apa yang ada di benak sobat energi ketika mendengar kata “introvert”? Apakah seorang yang selalu menyendiri ? Atau orang yang nggak bisa ngomong di depan umum? Atau barangkali orang yang nggak punya banyak teman?

Nah, jika diantara kalian berpikiran demikian, yuk simak paparan seputar introvert.

Ilustrasi extrovert vs introvert, sumber; pikiranrakyat.com

Adalah seorang psychologist terkenal bernama Carl Jung menciptakan istilah baru untuk mengelompokan orang-orang berdasarkan cara/ bagaimana mereka mendapatkan energi, yaitu introvert dan ekstrovert pada 1920. Dan, hingga saat ini istilah ini masih dipakai.

Orang-orang yang memiliki kepribadian introvert mendapat/ mengisi ulang energi ketika dia sedang sendiri atau tidak dengan banyak orang. Sebaliknya, orang yang memiliki kepribadian ekstrovert akan mendapatkan energi lebih ketika dia sedang dengan banyak orang.

Energi orang yang memiliki kepribadian introvert akan cepat habis ketika dia berada dikerumunan banyak orang. Oleh sebab itu, orang-orang introvert akan lebih senang menyendiri karena energi yang mereka miliki tidak akan cepat habis.

Lain halnya dengan extrovert yang energinya akan cepat habis ketika dia nggak sama orang lain. Bukan berarti, orang yang punya kepribadian introvert nggak bisa bersosialisasi atau nggak punya temen yang banyak. Bahkan ada yang bilang bahwa orang introvert itu nggak bisa ngomong di depan umum.

Fenomena seperti itu tak bisa dikatakan salah. Introvert dan ekstrovert hanyalah sebuah cara untuk mendapatkan energi. Hal ini tidak dipungkiri jika seseorang kategori extrovert juga nggak bisa ngomong di depan umum.

Sebagai contoh, seseorang yang memiliki kepribadian introvert tiba-tiba ditugaskan sebagai instruktur pada kegiatan pelatihan. Bisa saja orang tersebut menjadi nervous, bingung saat menghadapi banyak orang. Apalagi tujuannya adalah menyampaikan suatu materi tertentu.

Dalam hal hubungan pertemanan, orang-orang introvert biasanya akan lebih memilih circle pertemanan yang tidak terlalu besar namun dengan kualitas pertemanan yang bagus. Lalu, yang mana diantaranya yang paling baik ?

Sesungguhnya semuanya adalah baik. Semua itulah yang membentuk kepribadian kita menjadi diri sendiri. Terdapat istilah “be who you are”; yang berarti kita nggak perlu memaksa diri untuk mengubah diri kita. Melainkan cukup menjadi diri kita sendiri.

Terkadang, ada seseorang yang dengan sengaja ‘melabeli’ dirinya sebagai introvert. Tapi hal ini juga membuat persepsi kepribadian introvert menjadi kurang bagus.

Bagi sobat energi yang memiliki kepribadian introvert, jangan kemudian berkecil hati. Kita bisa saja telah melakukan itu semua. Hal yang paling penting adalah niat serta kemauan untuk mencoba.

Ingat, introvert dan extrovert hanyalah cara seseorang untuk mendapatkan energi. So, keep trying and practicing, stay healthy and be yourself. (Ulil/EB).

Related Articles

Back to top button