Nasional

Penipuan Kartu Prakerja, Kemnaker Sarankan Korban Lapor Pihak Berwajib

SEMARANG, energibangsa.id – Ramainya jagat media sosial Twitter beberapa saat lalu mengenai penipuan situs pendaftaran program Kartu Prakerja membuat Menteri Ketenagakerjaan turun tangan.

Pasalnya, banyak masyarakat yang mengaku telah menjadi korban penipuan. Berdasarkan hasil riset kami, banyak yang menyebarkan sebuah link melalui pesan di WhatsApp dengan domain , yang mana link tersebut merupakan link palsu.

Ida Fauziah selaku Menteri Ketenagakerjaan meminta masyarakat yang sudah terlanjur menjadi korban penipuan untuk segera melapor ke pihak berwajib.

Ida juga menambahkan jika situs resmi untuk mendaftar Kartu Prakerja hanya di https://prakerja.co.id. Ida juga menghimbau masyarakat agar lebih teliti dalam membaca sebuah domain agar tidak terjadi peristiwa yang sama.

Namun bagi korban yang sudah terlanjur tertipu, ada baiknya untuk segera melapor ke pihak berwajib mengenai kerugian yang dialami agar kasus tersebut dapat segera diproses.

“Hati-hati rekan pekerja saat menerima informasi. Tetap waspada dan laporkan kepada pihak kepolisian jika mengalami kerugian,” kata Ida melalui pesan singkat.

Pada hari Minggu (11/10) situs pendaftaran prakerja menjadi trending topik nomor satu dengan lebih dari 200.000 penelusuran di mesin pencarian google.

Kartu Prakerja menjadi trending setelah adanya pesan broadcast melalui WhatsApp yang berbunyi:

“Daftar Prakerja Sekarang, dapatkan bantuan sebesar 600.000 dari pemerintah lewat program prakerja. Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Bantuan akan dikirim setiap bulan selama program ini berjalan.

Langkah untuk mendaftar Prakerja

1. Kunjungi situs https://prakerja.vip

2. Isi formulir data diri

3. Anda akan mendapatkan pemberitahuan melalui email/nomor hp

4. Bantuan akan dikirim melalui rekening bank

harap bagikan pesan ini kepada kerabat yang membutuhkan.”

Menaker mengungkapkan jika situs https://prakerja.vip dibuat mirip seperti situs resmi, prakerja.go.id guna mengakomodir penyerahan data pribadi secara cuma-cuma dari masyarakat yang mendaftar.

Ida pun melakukan upaya guna memberikan informasi kepada masyarakat melalui beberapa akun media sosial resmi yang dikelola Kemnaker, jika info yang beredar adalah hoaks.

Namun rupanya, tak hanya situs yang dibuat serupa, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab turut serta membuat akun media sosial yang serupa, seperti di Telegram.

Untuk mencegah masyarakat mendapatkan informasi hoaks dari akun tersebut, Ida mengungkapkan jika akun Telegram tersebut tidak dikelola oleh pihak Kementerian Ketenagakerjaan.

Karena hal itu, Ida selalu mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang didapatkan dari akun tersebut.

Ciri-ciri yang paling mudah dilihat adalah akun media sosial yang dikelola Kemnaker sudah terverifikasi centang biru.

[Tata/EB].

Related Articles

Back to top button