fbpx
Ragam Bangsa

Pengelola Mal Desak Anies Batalkan PSBB, Begini ‘Cuitan’ Netizen

ENERGIBANGSA.ID – Dewan Pembinaan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membatalkan rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total. Pasalnya hal tersebut akan berdampak buruk bagi kelangsungan bisnis mal di Jakarta.

Terlebih, mereka juga punya terkena beban peningkatan pungutan perpajakan di ibu kota mulai dari pajak parkir, pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga pajak penerangan jalan.

Dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (10/9), “Ekonomi kita yang sudah mulai gerak sedikit pasti anjlok lagi. Apalagi semua naik. PBB naik, pajak parkir naik, pajak penerangan jalan umum juga. Sekarang mau ditutup lagi. Menurut saya berat banget buat mall,” ujarnya.

Baca Juga : Viral! Video Pintu Rumah Aneh yang Bikin Prank Maling

Hal ini pun menjadi ramai ketika netizen yang budiman membicarakannya di media sosial Twitter. Banyak yang mendukung Anies dalam keputusannya menerapkan PSBB, namun tak sedikit pula yang kontra dengan keputusan tersebut.

Seperti halnya ‘cuitan’ akun Twitter Mimin (@fahmy03569403), yang seakan geram menanggapi desakan pengelola mal untuk batalkan PSBB.

“Peduli sedikit, dokter udah ratusan yg tewas, masyarakat udah ribuan yg tewas, yg infeksi udah ratusan ribu,” ujarnya.

Ada pula yang mempertanyakan perihal imbas keputusan PSBB ini untuk kedepannya. Tak bisa dipungkiri, memang keputusan ini telah dipikirkan secara matang sehingga dapat menguntungkan semua pihak.

“Serba bingung ….klo mall di tutup bakal terjadi lonjakan PhK Tp klo mall di buka dan cafe2 di luar sana di buka ,banyak yg nongkrong dll Bakal terjadi lonjakan kasus corona,” kata seorang pengguna Twitter dengan username Nathanael (@NATAN_pijat27).

Seperti yang diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memiliki rencana untuk kembali menerapkan PSBB Total di DKI Jakarta seiring dengan lonjakan kasus Covid-19 yang terus meningkat. Rencananya PSBB total ini akan diberlakukan mulai 14 September mendatang. (buddy/EB).

Related Articles

Back to top button