fbpx
EssaiKolom

Pengangguran Itu Tidak Ada!

ENERGIBANGSA.ID– Apakah itu gelap ada? tidak! gelap adalah ketiadaan cahaya. Sebagaimana gelap tidak ada, pengangguran juga sama. “Pengangguran adalah ketiadaan deal, tidak ada kesepakatan.”

secara sederhana, pengangguran hanyalah negosiasi yang gagal.

contohnya begini: si X merasa ingin dibayar UMR (3 juta), karena itulah aturannya, tapi karena perusahaan hanya mampu 2 juta, jadi perusahaan tidak mau membayar si X 3 juta.

Karena tidak terjadi kesepakatan, maka si X menganggur.

Tamsil lainnya: di dunia driver, apalagi driver taksi atau travel jaman dahulu. Sebelum ada Taksi online, driver sekali keluar bisa dapat ratusan hingga jutaan.

Sekarang harus berapa kali keluar ngojek supaya dapat yang sama dengan dahulu. Persaingan semakin ketat!

Pilihannya: menyepakati (deal) harga sekarang, atau kekeuh di harga lama tapi lama lakunya?

Ini tidak hanya terjadi di orang-orang biasa seperti kita! dokter, sebuah profesi yang banyak diagung-agungkan pun juga mengalami nasib sama.

Dokter juga banyak yang kaget dengan BPJS. Dulunya semisal dapat XXX ribu, dalam sekali konsultasi, namun di era BPJS, konsultasi dihargai XX ribu. Nilai konsultasi turun.

Pilihannya tetap ngotot di nominal dahulu, tapi gak laku. Atau ngikut di nominal baru, yang penting kerja.

Pengangguran hanyalah negosiasi yang gagal. Kita inginnya berapa, yang mau memakai jasa kita, pengennya berapa, nggak ketemu.

Jangankan Anda, saya juga pengen sih, kerjaan dibayar sesuai dengan keinginan saya, namun apa daya penentu bayaran adalah pasar.

Ya, pasar lho. Bukan pengusahanya.

Pengusaha jelas pengen ngikutin pasar aja lah. Yang penting laku, segera balik modal, dan ekspansi.

Pengangguran ada, karena tidak ada lapangan kerja? Iya, maksudnya tidak ada lapangan kerja yang cocok dengan keinginannya.

Pahit sih. Tapi memang begitulah kenyataannya. Pengangguran tercipta karena negosiasi yang tidak berhasil terjadi.

Nah, kamu pilih yang mana? nasibmu ditentukan dengan pilihanmu sendiri, yang penting jangan lupa upgrade skill-mu.

Yanuar Aris Budiarto, praktisi ekonomi digital. Alumni FISIPOL Unwahas Semarang

Related Articles

Back to top button