fbpx
Kabar IndonesiaPendidikan

Pengamat Puji Revolusi Kurikulum dan Pendidikan di SMK Swadaya Semarang

SEMARANG, energibangsa.id – Visi dan misi SMK Swadaya Semarang yang ingin menjadi pelopor sekolah pencetak youtuber dan selebgram di Kota Semarang mendapatkan apresiasi dari banyak pihak.

Salah satunya dari pengamat dan kritikus pendidikan di Jawa Tengah, Ari Tri Winarno, S.Pd.

Menurut Ary Senpai -sapaannya-, hal itu memang sudah selayaknya dilakukan oleh banyak sekolah, agar memfasilitasi kreatifitas siswanya.

Pendampingan dari Sekolah

“Jaman sekarang ‘kan era medsos, nah SMK Swadaya yang menjadi pelopor sekolah youtuber dan selebgram ini mewadahi talenta mereka-mereka yg berbakat untuk memaksimalkan medsos dalam hal2 possitif dan nilai jual,” jelas Ari yang merupakan salah satu penulis buku “Sekolah Membunuhmu” itu.

Ary Senpai yang juga pengajar home schooling itu berharap banyak youtuber dan selebgram yang muncul dari SMK Swadaya.

“Milenial dan gen Z lebih prefer ke medsos seperti IG dan youtube. Jadi hal tersebut menurut saya adalah sesuatu yang keren untuk dikembangkan,” pungkasnya.

Pujian dari Perguruan Tinggi

Ratih Pratiwi, S.Pd, M.Si, MM, praktisi dan konsultan pendidikan di Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama’ juga turut memuji terobosan SMK Swadaya dalam merevolusi kurikulum dan pendidikan ala Nadiem Makarim; dengan pola “Guru Penggerak dan Merdeka Belajar”.

“saya secara pribadi, sangat mengapresiasi terobosan SMK Swadaya dalam upayanya menjadi fasilitator kreatifitas digital anak-anak SMK ya, apalagi youtuber juga merupakan profesi yang banyak diidam-idamkan anak-anak sekarang,” jelasnya.

Ratih berharap banyak Sekolah lain yang menerapkan prinsip dan pola yang sama, bahwa pembelajaran jangan sampai membosankan. (yab/EB)

Related Articles

Back to top button