Kabar IndonesiaPojok Bangsa

Pemkot Solo Tak Mampu Bayar Tagihan PLN, Bagaimana Warganya?

ENERGIBANGSA.ID – Jagad maya kembali geger usai Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengirim surat ke PT PLN untuk meminta penangguhan pembayaran tagihan listrik Pemkot Solo mulai Juni hingga Desember 2020.

Penangguhan pembayaran itu merupakan dampak dari program gratis untuk sebagian pelanggan rumah tangga. Sementara pajak penerangan jalan umum (PJU) terus ditagih kepada Pemkot Solo.

“Saya sudah kirim surat ke PLN, sekitar dua hari lalu. Sesudahnya kami kirim permohonan penangguhan ke Perumda Toya Wening, ke PT Telkom juga. Kami akan bayar maksimal 30 Januari 2021,” kata FX Hadi Rudyatmo, sebagaimana dikutip solopos, Senin (1/6/2020).

Terkait hal itu, Rudy juga meminta tidak ada denda. “juga tidak ada pemutusan listrik sementara. Respons atau balasan belum dapat, sepertinya boleh. Harus boleh,” taegas Rudy.

Rudy tak menampik ketika dirinya ditanya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo perihal Pemkot Solo tidak bisa membayar tagihan listrik.

“Kemarin (sempat) ditanya sama Pak Gubernur (Ganjar Pranowo) ‘Solo benar tidak bisa membayar listrik ke PLN‘,” ujar Rudy menirukan pertanyaan Gubernur.

“Saya jawab betul, karena uangnya habis untuk penanganan Covid-19,” sambungnya.

Muallif Ulil (25) warga Solo, turut buka suara menyikapi hal ini, menurutnya kalau pemerintahnya saja sampai kehabisan dana, apalagi rakyatnya.

“kalau pemkot saja sampe kering gini gara-gara corona, apalagi rakyatnya yang kena dampak juga? kami boleh nggak minta keringanan kayak pak Rudy?” kilahnya.

Meski begitu Ulil mengaku memaklumi keadaan ini, karena pemerintah Solo memang menganggarkan dananya untuk membantu warga yang terdampak.

Related Articles

Back to top button