fbpx
Kabar Daerah

Pemkot Solo Ragukan Aturan Karantina, Pemudik: Jadi Ngga Nih Lur?

SOLO, energibangsa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo masih bimbang untuk melaksanakan karantina bagi pemudik yang akan memasuki Solo. Hal ini dikarenakan Pemkot Solo masih meragukan soal aturan mengenai hal tersebut.

Awalnya, bagi siapa aja yang akan masuk Solo diharus melakukan karantina di tempat yang sudah disediakan. Karantina selama 14 hari ini akan dilaksankan pada 15 Desember 2020. Namun secara mendadak kini, Pemkot Solo membatalkan rencana tersebut.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, dasar hukum masih menjadi permasalahan dan regulasinya masih dalam tahap penggodokan. Sembari menunggu aturan yang akan diterapkan, untuk saat ini masih menggunakan aturan SE yang lama.

“Belum ada karantina dan sebgainya yang mengatur disitu,” ucapnya.

Aturan masih dibahas

Ketua Pelaksana Harian Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengatakan, aturan masih dibahas sehingga sementara ini menggunakan SE yang lama. Jika aturan mengenai karantina pemudik dan kewajiban swab jadi, akan ada beberapa point yang akan berubah.

Awalnya, disetiap pintu masuk ke Solo akan ada petugas yang stand by 24 jam untuk memantau keluar masuknya pemudik. Pemkot Solo masih membahas persiapan tim gabungan Satgas Penanganan Covid-19 di tiap pintu masuk. Pintu masuk Solo yang akan dijaga yaitu di Tugu Makutha, Sumber, Joglo, Jurug dan pintu masuk lainnya.

Namun, dengan membawa hasil uji rapid ataupun swab bagi pemudik tetap tidak berlaku. Karena, hanya dengan membawa hasil uji rapid atau swab tidak menjamin pemudik terbebas dari karantina mandiri. Hal ini juga disampaikan oleh Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. (*)

Related Articles

Back to top button