fbpx
Nasional

Pemerintah Perpanjang BLT Senilai Rp 2,4 Juta untuk UMKM Hingga Desember

SEMARANG, energibangsa.id — Pemerintah telah memutuskan bahwa program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau BLT senilai Rp 2,4 Juta untuk UMKM diperpanjang hingga Desember 2020.

Hanung Harimba Rachman selaku Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM meminta pemerintah daerah dan dinas di daerah untuk pengajuan data calon penerima kepada Kemenkop UKM.

Permintaan tersebut secara khusus disampaikan kepada pemerintah daerah Kawasan Timur Indonesia yang terbilang masih minim pemberian bantuan.

“Data harus sudah kami terima akhir November” ungkapnya

Menurutnya, perpanjangan ini sengaja diberikan karena adanya permintaan yang tinggi terhadap BLT UMKM. Selain itu, presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah menyetujui perpanjangan program tersebut.

“Sudah ada penambangan pagu jumlah penerima dari Kementerian Keuangan dari 9,16 juta menjadi 12 juta orang” tuturnya

Rencananya, perpanjangan BLT UMKM mulai dicairkan pekan ini, pencairan tahap dua bisa mulai dilakukan karena pencairan tahap pertama sudah hampir mencapai 100 persen.

Pada tahap pertama, pemerintah memberikan Banpres Produktif sebesar Rp2,4 juta per penerima kepada 9,16 juta penerima. Selanjutnya, pencairan tahap kedua akan menyasar ke 3 juta penerima pada pekan ini.

“Minggu ini akan disalurkan penambahan 3 juta pelaku usaha mikro,” ujar Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan UKM

Kendati sudah diperpanjang, namun Teten melihat pemberian bantuan ini sejatinya perlu ditambah lagi. Sebab, ia mengklaim permintaan bantuan masih terus datang dari para pelaku usaha mikro.

“Di data kami, yang minta 22 juta, sudah disetujui 12 juta,” tuturnya.

Atas kondisi ini, Teten sempat meminta persetujuan Komisi VI DPR selaku mitra pemerintah agar memberi dukungan untuk perpanjangan pemberian program ke tahun depan.

Untuk diketahui, pemberian Banpres Produktif merupakan salah satu program yang diberikan pemerintah untuk UMKM di tengah pandemi virus corona atau covid-19. Selain itu, pemerintah juga memberikan program lain, misalnya relaksasi kredit atau pembiayaan ke UMKM hingga pengurangan pajak. (dhanti/EB/cnnindonesia).

Related Articles

Back to top button