Kabar IndonesiaKesehatanKita IndonesiaNasionalRagam Bangsa

Pembawa Berkah, Ini Fakta Pohon Bajakah

ENERGIBANGSA.ID – Semenjak tiga siswa asal SMA N 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah berhasil menemukan obat mujarab untuk penyembuhan kanker payudara, tumbuhan liar satu ini menjadi pusat perhatian masyarakat Indonesia.

Ya, Bajakah, tumbuhan liar yang tumbuh di hutan Kalimantan Tengah ini kini tengah naik daun. Pada awalnya tak satupun orang yang tahu. Mendengar namanya pun begitu asing ditelinga kita.

Hanya mereka yang bermukim di Bumi Tambun Bungai sajalah yang mengetahui tumbuhan ini dan berbagai manfaat yang dimilikinya.

Namun beberapa terakhir ini nama tumbuhan liar satu ini menghiasi layar berbagai lini masa media di Indonesia. Bahkan Bersama dengan pemberitaan keberhasilan tiga siswa itu menemukan obat kanker dan menyabet medali emas dalam ajang, bajakah menjadi trending topic dan headline di berbagai media daring Bumi Pertiwi.

Hal ini mengalahkan pemberitaan terkait serang menyerang antara Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta dengan para haters-nya.

Atau terkait kunjung mengunjungi dua tokoh politik nasional Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri di acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai mereka masing-masing.

Lantas seperti apa fakta dari tanaman ini hingga dapat disebut sebagai obat pelawan penyakit pembunuh nomor 1 di dunia?

Tim energibangsa.id mencoba mengulik dan menghadirkannya untuk sobat energi yang mulai penasaran dengan tanaman liar satu ini.

Berikut adalah fakta-fakta dari tumbuhan liar Bajakah yang berhasil di rangkum tim energibangsa. id dari berbagai sumber :

1. Tanaman Mistis

Bajakah merupakan tanaman khas Kalimantan Tengah yang sudah lama dipakai sebagai penyembuh kanker secara turun-temurun oleh nenek moyang suku Dayak.

Guru pembimbing SMAN 2 Palangkaraya, Herlina, mengatakan, belum pernah ada penelitian ilmiah terhadap tanaman bajakah.

Hingga muncul anggapan dari masyarakat setempat yang mengindentikkan tanaman bajakah dengan hal berbau mistis.

“Tanaman ini selalu diidentifikasi dengan mistik. Namun, berdasarkan hasil laboratorium yang kami uji, kandungan dalam tanaman ini memang dapat menyembuhkan kanker,” kata Herlina seperti dikutip energibangsa.id dari tayangan AIMAN, Rabu (13/8/2019) pagi.

2. Hidup dan tumbuh di dalam Hutan Kalimantan Tengah

Tumbuhan ini hanya bisa didapatkan di bagian dalam hutan. Di Indonesia  tumbuhan ini tumbuh Pulau Kalimantan, salah satunya di hutan yang berjarak sekitar 2 jam perjalanan dari Kota Palangkaraya.

Pohonnya tumbuh dengan cara merambat meski memiliki batang yang kuat dan cukup besar. Rambatan pohon ini bisa mencapai ketinggian lebih dari 5 meter hingga ke puncak pohon lain.

Akarnya pun menghujam di dasar aliran air lahan gambut. Pohon ini hanya bisa hidup di lokasi rimbun di mana sinar matahari tak banyak masuk, tertutup rimbunnya hutan. Sepintas, pohonnya seperti pohon biasa, sulit dibedakan dengan tanaman lain.

3. Sembuhkan Kanker Payudara Stadium 4

Setelah dilakukan pengujian oleh Farid,  Aysa dan Anggi, siswa SMA N 2 Palangkaraya itu, ternyata tumbuhan ini mampu menjadi obat atau mengobati kanker bagi penderita kanker payudara.

Bahkan tumbuhan yang diolah menjadi serbuk dan lalu di minum ini bisa menyembuhkan penderita kanker payudara yang sudah memasuki stadium akhir atau 4.

Di dalam tanaman Bajakah diketahui mengandung beberapa zat yang dapat atau menjadi penyembuh kanker, diantaranya Saponin, Fenolik, Steroid, Tarpenoid, Tannin, dan Alkonoid.

Daldin, salah satu warga suku Dayak asli di Kabupaten Gunung Mas, Palangkaraya, keluarga penderita kanker payudara stadium empat, mengatakan bahwa ibunya menderita kanker payudara stadium empat 10 tahun lebih.

Ibunya divonis mengidap kanker payudara stadium empat pada 1970-1980-an, hingga menyebabkan payudaranya mengeluarkan nanah.

Bahkan, dokter meminta ibunya harus segera dilakukan tindakan operasi. Namun, sang ibu menolak dan memilih untuk pulang kampung.

Daldin mengatakan, ibunya dapat sembuh total setelah mengonsumsi rebusan air dari akar tanaman bajakah yang dicari ayahnya di tengah hutan.

“Hanya dalam dua minggu reaksi, sebulan sembuh total,” kata Daldin saat diwawancarai secara eksklusif oleh Aiman Witjaksono, host program AIMAN di Kompas TV, Selasa (13/8/2019).

4. Memiliki banyak Antioksidan

Kayu bajakah merupakan tanaman yang dijadikan obat penyembuh kanker oleh siswa SMAN 2 Palangkaraya.

Kepala Laboratorium Bio Kimia dan Molekuler dari Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (FK ULM) Eko Suhartono tak pernah menyangka saat ditawari meneliti kayu bajakah ternyata ada banyak kandungan senyawa antioksidan pada kayu bajakah yang bisa berfungsi melawan sel kanker.

“Hasil penelitian di lab, yang jelas bajakah ini memiliki senyawa-senyawa yang bisa berperan sebagai antioksidan yang sekaligus bisa berperan sebagai anti kanker,” ujarnya.

5. Tidak bisa dibudidayakan dan memiliki khasiat lain

Tanaman Bajakah memiliki kemungkinan sangat besar tidak bisa dibudidayakan di daerah mana pun.

Sebab, kandungan dalam akarnya akan jauh berbeda jika tumbuh bukan di daerah aslinya. Selain itu, tanaman yang satu ini juga hanya tumbuh di lahan gambut.

Selain itu tanaman Bajakah ternyata juga dipercaya dapat meningkatkan kesehatan tubuh, menangkal radikal bebas, serta menambah kekebalan sistem imun pada tubuh.

Nah itulah sederet fakta mengenai tanaman Bajakah, sobat energi. Meski dipercaya sebagai obat penyembuh penyakit kanker, namun tumbuhan tersebut hanya dapat digunakan setelah melalui tahap uji klinis terlebih dahulu.

Semoga saja hasil uji klinis atau medislebih lanjut membuktikan Bajakah bisa menjadi obat penyembuh kanker ya sobat energi, dan ke depannya ada rencana baik yang bermanfaat bagi kehidupan manusia…

Related Articles

Back to top button