Opini / Gagasan

Pemasaran Tanaman Hidroponik

Oleh : Vendi Nur Adianto

ENERGIBANGSA.ID ̶  Pandemi Covid-19 merupakan suatu peristiwa dikarenakan menyebarnya penyakit Corona Virus 2019 atau disingkat COVID-19 di seluruh dunia.

Di Indonesia penyebaran atau penularan COVID-19 sangat cepat dan merata, semua bisa terkena baik dari balita sampai lansia.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan Virus COVID-19 sebagai penyakit yang berbahaya karena cepat menular dan dapat menyebabkan kematian.

Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah penting terhadap penyebaran Virus COVID-19 ini dan menghimbau masyarakat untuk melakukan physical distancing dikarena penyakit Virus COVID -19 cepat menular.

Tidak disitu juga pemerintah mengajak masyarakat untuk selalu memakai masker dan selalu menerapkan hidup sehat.

Virus COVID-19 juga berdampak negatif bagi masyrakat khususnya di perekonomian yang semakin menurun akibat virus tersebut, banyak juga yang kehilangan pekerjaannya atau terkena PHK demi mendapatkan pekerjaan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Masyarakat juga terus memutar otak agar bisa mendapatkan uang, salah satunya dengan membuka usaha sendiri.

Tanaman hidroponik salah satu contoh bentuk usaha yang di jalankan oleh Mas Sidiq, tepatnya di Desa Pedurungan Tengah, Semarang.

Tanaman hidroponik adalah proses penanaman yang memanfaatkan air sebagai sumber utama dan juga tidak menggunakan tanah dalam media tanamnya.

Awal mula Mas Sidiq mengenal budidaya tanaman hidroponik dari story teman nya sendiri, yaitu dari melihat tanaman selada dan disitulah beliau mulai penasaran.

Setelah itu Mas Sidiq mencari tau informasi tentang tanaman hidroponik dari teman nya tersebut, dan setelah Mas Sidiq memahami media tanam hidroponik beliau pun mulai mencoba membuat sendiri dengan percobaan yang tidak terlalu besar dengan dilihat hasil percobaan tersebut sudah bagus.

Akhirnya, Mas Sidiq menambah atau memperbesar tempat untuk tanaman hidroponik tersebut untuk media tanamnya sendiri dari awal bibit sampe panen nya benar-benar harus ekstra di perhatikan, yaitu dalam mengalirkan air dan memberi pupuk nya harus sesuai takaran yang pas.

Tidak lupa juga faktor cuaca sangat penting bagi pertumbuhan tanaman hidroponik tersebut. Dengan pengalaman yang Mas Sidiq kuasai dalam tanaman hidroponik, kini Mas Sidiq sudah mulai memperbesar tempat penanamannya dan mencoba menambah jenis sayuran yang di tanam, mulai dari selada, sawi, bayam, dan lain-lain.

Untuk pemasarannya sendiri Mas Siqid memulai dari pedagang kaki lima, beliau mencoba menawarkan hasil panen nya ke pedagang-pedagang yang memerlukan sayuran hasil penanamannya.

Di situlah Mas Sidiq mulai mendapatkan keuntungan dari hasil usahanya sendiri, tidak hanya pedagang-pedagang kaki lima saja banyak kosumen-konsumen lain juga yang sudah jadi target pemasaran nya.

Mas Sidiq sudah menekuni usahanya selama dua tahun dan beliau ingin memperbesar lagi tempat usahanya tersebut, beliau juga mempunyai harapan agar bisa membuka lapangan kerja sendiri di usahanya tersebut.

*Vendi Nur Adianto, Mahasiswa FE Manajemen Univ Wahid Hasyim

Related Articles

Back to top button