EKONOMIEkonomi & BisnisEssaiKolom

Peluang Bisnis Buket untuk Segmentasi Market Mahasiswa

oleh : Tiara Pertiwi, Mahasiswa Manajemen UNWAHAS

ENERGIBANGSA.ID – Menjadi mahasiswa memang berbeda dengan saat masih menjadi siswa sekolah, karena mahasiswa dituntut untuk bisa (minimal) sedikit lebih mandiri dibanding sebelumnya.

Biasanya, mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi mengikuti beberapa kegiatan di kampus.

Hal itu memungkinkan mereka dapat memiliki jejaring pertemanan yang lebih luas, tidak terbatas dari daerah tertentu saja, melainkan relasi pertemanan dari banyak kota lain dan jurusan pendidikan lainnya.

Jejaring Pertemanan

Di tahapan ini, skill komunikasi menjadi kemampuan yang sangat penting untuk memperkaya jaringan pertemanan kita.

Pentingnya berkomunikasi ialah memperoleh pengetahuan dan informasi dari beberapa orang.

Apalagi pada era teknologi digital ini, komunikasi dengan beberapa orang sangat mudah, terlebih sudah ada aplikasi pesan seperti Whatsapp yang memudahkan mahasiswa untuk menjalin komunikasi dengan orang lain.

Bersosialisasi dengan mahasiswa lain juga akan berdampak positif, seperti halnya dapat bertukar informasi mengenai mata kuliah atau pikiran yang membuat kita menambah wawasan.

Potensi Banyak Relasi

Dengan memiliki relasi pertemanan yang luas dan banyak itu, lahirlah peluang membuat usaha yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di kampus, dengan banyak orang yang dikenal maka pemasaran suatu produk akan mudah.

Contohnya saja pada mahasiswa tingkat akhir akan melalui beberapa ujian agar syarat kelulusan tercapai. Seperti pada ujian proposal, peluang usaha yang dapat diambil ialah membuka jasa pembuatan buket untuk teman, atau kaka tingkat.

Tidak hanya ujian proposal saja, terdapat kompre dan sidang skripsi. Kita dapat menjual buket kepada mereka yang ingij memberikan ucapan selamat kepada kaka tingkat yang telah lulus ujian.

Untuk harga buket sendiri  dapat meneyusaikan keinginan dari pembeli, jenis buket yang biasa dipesan mahasiswa adalah sebagai berikut :

1. Buket Snack

Pada buket ini, pembeli biasanya memesan sesuai budget yang ditentukan penjual, mulai dari 30 ribu sampai 50 ribu.

Isi buket dapat menyesuaikan budget dari pembeli, misalnya saja untuk harga 30 ribu maka snack dengan harga 500 rupiah banyaknya snack yaitu 11 pcs dan 2000 rupiah 1 pcs, sisanya biaya kain atau kertas, lem tembak, listrik, kardus dan pita.

Keuntungan yang diperoleh untuk harga buket 30 ribu adalah 13 ribu sampai 15 ribu. Wow, sangat menggiurkan bukan?

2. Buket Boneka

Untuk buket ini, keuntungan yang didapat cukup banyak, terlabih jika kita membeli boneka dengan harga grosir. Bahan utuk membuatnya yaitu kertas 2 warna, kardus, pita, lem.

Buket boneka dijual seharga 38 ribu. Untuk keuntungan sekitar 20 ribu. Hmmm… labanya lebih dari 50% lho.

3. Buket Jilbab dan Snack

Pembuatan buket ini lebih sulit dari buket lain, jilbab dibentuk seperti kelopak bunga serta snack ditata dan dilem diatasnya.

Modal yang digunakan juga cukup banyak, maka dari itu harga buket ini sekitar 85 ribu. Bahan untuk membuat buket ini sama dengan yang lain, bedanya terdapat jilbab yang dibentuk seperti bunga.

Demikian adalah beberapa potensi ide bisnis buket dengan segmentasi pasar mahasiswa. Kreatifitas ide dan gagasan dalam bisnis menjadi faktor determinan dalam strategi pemasaran, agar produk buket yang kita jual terkesan unik dan spesial dibanding buket yang dijual orang lain.

* Tiara Pertiwi, Mahasiswa Manajemen UNWAHAS angkatan 2018

Related Articles

Back to top button