fbpx
Ragam Bangsa

Peluang Bisnis Baru yang Kekinian; dari Bakwan Jadi Cuan, Mau?

ENERGIBANGSA.ID–Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup signifikan bagi masyarakat. Terutama dalam bidang perekonomian.

Tak sedikit masyarakat beralih profesi dan pekerjaan demi mencari peluang untuk mendapatkan penghasilan pada masa pandemi ini. Salah satu peluang mudah yang layak dicoba adalah bisnis kuliner gorengan.

Meski hanya berjualan gorengan, tetapi penghasilan yang didapatkan peluang bisnis ini tidak main-main, loh.

Studi dari Bakwan Day!

Terbukti dari pengakuan Nerissa Natalie, perempuan berusia 24 tahun di Jakarta misalnya. Ia berhasil mencoba peluang usaha gorengan berupa bakwan kekinian dengan nama: Bakwan Day!.

Tak tanggung-tanggung, dalam satu hari rata-rata dia bisa menjual 500 hingga 700 buah bakwan dengan pengahsilan Rp1,5 juta/hari. Atau sekitar Rp30 juta hingga Rp40 juta/bulan.

Inspirasi bakwan Pontianak

Bakwan Day! terinspirasi dari bakwan Pontianak yang memiliki tekstur kulit luar yang renyah serta isi yang lembut dan gurih.

Awalnya, Bakwan Day! dikembangkan oleh PT Otewe Maju Bersama yang ditawarkan sebagai peluang usaha dengan sistem kemitraan. Modal awalnya sebesar Rp21 juta, lengkap dengan gerobak yang eye catching dengan konsep kekinian serta bahan baku awal.

Nerissa tertarik dengan sistem kemitraan ini karena model bisnisnya menarik. Selain itu, produknya pun disukai banyak orang, tetapi dengan versi yang lebih bersih dan nikmat.

Varian rasanya pun bermacam-macam. Mulai dari rebon, teri, dan pepperoni sebagai andalan dari varian menu Bakwan Day! Pasalnya, varian pepperoni menjadi yang pertama di Indonesia.

Sistem kemitraan

Menurut keterangan Marcomm PT Otewe Maju Bersama Akhdan Habibie, Bakwan Day! kali pertama dibuka di Kelapa Gading pada 9 September 2020. Baru outlet kedua dibuka di Thamrin dan Fatmawati pada 12 September 2020.

 “Bakwan Day! memilih sistem kemitraan yang dapat dijalankan oleh banyak orang. Sebab, sistem manajemennya mudah dan pastinya dengan modal yang cukup terjangkau,” ujar Akhdan.

Ia menambahkan, selama ini penjualan di Kelapa Gading terbilang cukup bagus. Rata-rata penjualan 1.500 bakwan/hari dan harga jual Rp2.800.

Apalagi sebagai salah satu pusat kuliner terbesar di Jakarta, Kelapa Gading dinilai sangat strategis.

“Lokasinya juga dipilih di OTW Food Street Gading. Karena selain lokasinya yang strategis, OTW Food Street ini juga menjadi salah satu brand kami”, ujarnya.

One stop cullinary

“Kami ingin OTW Food Street berkonsep one stop culinary untuk mereka yang ingin membeli produk-produk dari OMB Group seperti Tahu Go!, Kopi Yor dan Ropang OTW serta tentunya menu-menu OTW Food Street itu sendiri,” ungkapnya.

Melihat respons pasar yang sangat besar, PT Otewe Maju Bersama saat ini telah siap untuk membuka lebih banyak cabang Bakwan Day!

Target yang diharapkan yakni berdirinya 50 cabang (unit) Bakwan Day! Hingga akhir 2021. (ara/EB)

Related Articles

Back to top button