fbpx
Nasional

Pelaku Parodi Lagu ‘Indonesia Raya’ Ternyata WNI; Gemes, kan?

SEMARANG, energibangsa.id—Sobat energi, petugas kepolisian RI akhirnya berhasil menangkap pelaku terkait video parodi lagi ‘Indonesia Raya’ lho. Tahu tidak, rupanya pelakunya warga negara Indonesia alias WNI. Bukan orang Malaysia.

Sobat, yang bikin gemes lagi, ternyata pelakunya masih tergolong anak-anak nich! Berstatus sebagai pelajar, lagi! Kan, gemes kan ya?

“Ya benar,” kata Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo saat dimintai konfirmasi soal penangkapan ini, Jumat (1/1/2021) kemarin.

Pada pengusutan kasus parodi lagu ‘Indonesia Raya’ ini Bareskrim Polri bekerja sama dengan polisi Malaysia atau PDRM. Penangkapan MDF sendiri dilakukan oleh tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat, di bawah koordinasi Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) bareskrim Polri.

Melanggar UU ITE

Dilansir dari detikcom, Jumat (1/1/2021), PDRM awalnya memeriksa saksi seorang WNI yang masih anak-anak. WNI berusia 11 tahun itu berada di daerah Lahad, Datu, Sabah, Malaysia.

Bocah ini menyatakan pelaku lagu parodi Indonesia Raya adalah pemilik akun YouTube My Asean yang berada di Indonesia.

Di Indonesia sendiri, tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat bergerak pada Kamis (31/12) kemarin. Polisi pun berhasil menangkap MDF pada pukul 20.00 WIB. Dasarnya adalah laporan polisi dengan nomor LP/B/0730/XII/2020/Bareskrim tanggal 30 Desember 2020.

MDF ditangkap karena diduga telah melakukan dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian, permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu.

Hal yang dilakukan berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan, dan/atau mengubah Lagu Kebangsaan, dengan nada, irama, kata- kata, dan gubahan lain. Dengan maksud untuk menghina atau merendahkan kehormatan lagu kebangsaan. Tersangka terancam melanggar UU ITE. (*)

Related Articles

Back to top button