fbpx
Kabar IndonesiaPendidikan

Pelajar Indonesia Ukir Prestasi Ditengah Pandemi

ENERGIBANGSA.ID (Jakarta) – Bekerjasa sama dengan Ikatan Alumni Tim Olimpiade Komputer Indonesia (IA-TOKI), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menyelenggarakan Asia Pacific Informatics Olympiad (APIO) ke 13 tahun 2020.

Dalam kompetisi tersebut, Tim Indonesia yang memegang predikat sebagai tuan rumah, berhasil meraih enam medali, yang meliputi satu medali emas, lima medali perak, dan tiga medali perunggu.

Satu-satumya medali emas Indonesia itu dipersembahkan siswa  dari SMA Kanisius Jakarta, Rama Aryasuta Pangestu.

“Saya senang masuk kategori peraih medali emas. Untuk IOI 2020, saya akan lebih bersemangat lagi belajar dan mudah-mudahan bisa kembali membawa pulang emas,” ujar Rama, disitir dari Tribunnews.com

Sementara lima medali perak didapatkan oleh Nicholas Patrick, siswa SMA Cita Hati Christiani School, dan Pikatan Arya Bramajati, dari SMA Semesta BBS Semarang, Jawa Tengah.

Untuk medali perunggu disumbangkan oleh tiga orang berbeda yakni  Muhammad Irham Luthfi siswa SMA Cahaya Madani Banten Boarding School Banten, Maximilliano Utomo Quok siswa SMA Xin Zhong School, dan Edbert Geraldy Cangdinata, siswa SMA Sutomo 1 Medan, Sumatra Utara.

Medali Emas Olimpiade

Ucapan selamat pun diberikan Asep Sukmayadi, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Prestasi Nasional kepada para peraih medali. Ia menuturkan bahwa kemenangan yang mereka raih adalah prestasi kita semua.

“Pada hari ini kita semua boleh berbangga, Generasi hebat di bidang informatika telah hadir. Pada pundak Anda-lah masa depan untuk membangun masyarakat indormasi Asia Pasifik dan masyarakat indormasi global yang adil dan beradab itu diletakkan,” ucap Asep dalam keterangannya, Sabtu (22/8).

Berdasarakan data yang didapat tim energibangsa.id, sebanyak 852 peserta dari 33 negara  mendaftarkan dirinya untuk mengikuti Olimpiade tersebut.

Dari 852 peserta, sekitar 717 peserta dari 33 negara yang dinyatakan lolos dan berhasil mengikuti kontes APIO 2020.

Merujuk regulasi APIO, peserta yang mendaptkan peringkat enam teratas di negaranya dan seluruh peserta mendapatkan peringkat enam teratas di negaranya dan seluruh peserta di negaranya yang mendapatkan nilai yang sama dengan nilai peringkat enam di negaranya, berhak menjadi peserta resmi APIO 2020.

Hingga akhirnya, peserta resmi yang mengikuti APIO 2020 sejumlah 241 orang. Dimana dari jumlah peserta resmi itu, 18 diantaranya mendapatkan nilai penuh.

Berdasarkan rumusan hitungan yang tertera di regulasi APIO, dengan nilai setidaknya 266 poin, 23 peserta resmi APIO 2020 mendapatkan medali emas.

Sementara dengan nilai setidaknya 200 poin 38 peserta berhasil mendapatkan medali perak. Serta dengan nilai setidaknya 96 poin, sekitar 59 peserta resmi mendapatkan medali perunggu.

Akibat pandemic COVID-19 yang menyerang seluruh dunia, APIO 2020 terpaksa dilaksanakan secara daring pada 14-21 Agustus 2020 dengan tema “Informatics for better Education and life”.

Para peserta dari seluruh negara pun harus  mengerjakan soal secara daring dari tempat mereka masing-masing. [Gilban/EB]

Related Articles

Back to top button