fbpx
Kisah Misteri

Pejabat yang Datang ke Menara Kudus Bisa Lengser dari Jabatannya: Mitos atau Fakta?

ENERGIBANGSA.ID—Sobat energi, perlu kita ketahui ada banyak cerita dibalik megahnya kompleks Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus, lho!

Salah satunya adalah para pejabat hingga politisi enggan datang ke kompleks Menara Kudus.

Humas Yayasan Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus (YM3K), Denny Nur Hakim menjelaskan hal itu karena masih terbawa cerita jaman dulu dan masih dipercayai oleh masyarakat.

Akibatnya, banyak pejabat yang tidak pernah berkunjung ke kompleks masjid, menara hingga makam Sunan Kudus.

Padahal, masjid, menara, dan makam Sunan Kudus adalah salah satu objek wisata religi di Kota Santri itu. Banyak peziarah pula yang datang untuk berziarah di makam para wali penyebar agama Islam di tanah Jawa tersebut.

Mitos ‘Rajah Kalacakra’

Menurut Danny, sebagaimana ditulis detik.com, ogahnya pejabat yang datang ke kompleks menara Kudus karena mitos ‘rajah kalacakra’.

Konon, Sunan Kudus (Ja’far Shadiq) tidak suka dengan orang yang memamerkan kekuasaan atau jabatan. Sehingga memasang rajah tersebut.

Gapura selatan

Rajah kalacakra dipasang di gapura yang terdapat atapnya. Sedangkan gapura yang dipasang rajah kalacakra masih berdiri kokoh di sebelah selatan pintu masuk kompleks makam, masjid, dan menara Kudus.

Bangunan itu tampak kuno karena terbuat dari batu bata berwarna coklat dan kabarnya masih asli. Di gapura itu juga terdapat ‘saka’ atau tiang penyangga atap yang terbuat dari kayu.

Kepercayaan Rajah

Menurut ceritanya, apaila ada seseorang yang menyombongkan dengan kekuatan (kekuasaannya) maka harta mereka akan terkena pengapesan (pembawa petaka).

Atau, apa yang dikuasainya akan hilang termasuk jabatan yang disandangnya.

Mitos itupun terus berkembang hingga saat ini. Dan konon, tak sedikit pejabat yang datang ke menara Kudus namun setelahnya lengser dari jabatan yang dimilikinya.

Kendati demikian, tak sedikit pula pejabat hingga tokoh besar yang datang ke makam Sunan Kudus namun masih saja tetap menjabat. (Nicola/EB)

Related Articles

Back to top button