fbpx
Kabar Indonesia

PDIP Siapkan Sekolah Calon Kepala Daerah, Ini Kata Pengamat

ENERGIBANGSA.ID (JAKARTA)—Sebagai Partai pemenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dinilai menyuguhkan calon kepala daerah dalam konstentasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang layak untuk rakyat.

Partai berlambang banteng moncong putih ini dianggap oleh sebagian pihak memberi contoh komunikasi politik yang baik.

Ujang komaruddin, pengamat politik Universitas Al-Azhar menyebutkan apa yang dilakukan oleh partai asuhan Megawati itu merupakan komunikasi politik yang baik untuk rakyat.

“Yang tadinya dianggap eksklusif menjadi terbuka, sehingga rakyat bisa menilai secara utuh bahwa memang calon-calon kepala daerah yang diusung dalam pilkada itu memang layak,” sebutnya.

Respon positif pun turut ia berikan terhadap sekolah partai untuk calon kepala daerah PDI Perjuangan. Yang digelar secara daring selama lima hari itu untuk angkatan 1.

“Memang sekolah calon kepala daerah PDIP tidak lagi menjadi eksklusif, tetapi menjadi terbuka dan menjadi milik rakyat, dan publik juga berhak tahu,” papar Ujang.

Dalam konteks, lanjut dia, orang-orangnya maupun dalam konteks muatan isi yang disampaikan dalam sekolah tersebut.

Sekolah Partai untuk calon kepala daerah PDIP angkatan I itu dibuka langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Jumat (21/8). Arahan Presiden ke-5 RI itu bahkan dilakukan terbuka kepada 129 calon kepala daerah.

Ujang mengaku dirinya kerap objektif dalam memberikan penilaian terhadap manajemen di partai politik yang ada di Indonesia. Menurutnya, PDI Perjuangan jauh berada di depan, dari segi kemajuan manajerial partai.

“(PDI Perjuangan) leading. Saya lihat manajemen PDIP itu bagus, sekarang manajemennya sangat bagus. Secara manajemen mereka sudah lebih unggul dari partai lain,” tutur dia.

Tak hanya itu, dari segi kesiapan menghadapi pilkada. Sejauh ini, PDI Perjuangan masih yang paling siap untuk tempur menghadapi pilkada tahun ini ketimbang partai-partai lain.

“Mereka lebih siap kelihatannya dibandingkan partai-partai lain yang memang dalam konteks konsolidasi dan yang lain-lain masih belum muncul, masih belum kelihatan,” ungkap Ujang.

Sementara itu, peneliti politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Aisah P Budiarti. Berpendapat, PDI Perjuangan merupakan partai yang paling siap menghadapi Pilkada serentak 2020.

Dirinya menambahkan bahwa partai politik yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu telah mengumumkan calon kepala daerahnya sebanyak tiga kali.

Hal ini menunjukkan kesiapan dan kerja partai terlihat lebih rapih dalam menjalankan proses rekrutmen dan seleksi secara internal,” kata Budiarti, di Jakarta.

Kesiapan itu bukan saja terlihat saat partai berlambang banteng moncong putih itu mengumumkan hasil dukungannya. Tapi sudah dari beberapa bulan sebelumnya.

“Kelihatan dari beberapa bulan sebelumnya yang memperlihatkan kalau PDI Perjuangan membuka pendaftaran bagi calon, pengurus partai di tingkat daerah menjalankan mekanisme seleksi internal, dan lainnya,” katanya.

PDI Perjuangan, sebut  dia, menunjukkan kepercayaan tinggi sebagai partai pemenang pada Pilkada 2020 ini. Dan tentunya menunjukan keinginan menang yang sangat tinggi.

“PDI Perjuangan dapat dikatakan mengawal calon pilihannya sendiri dan tidak sekedar ikut-ikut mendorong calon partai lain yang sudah terbentuk,” papar Budiarti.

Dalam konteks ini, tambahnya, meskipun tentu saja banyak calon PDI Perjuangan diusung bersama dengan partai lain. Tetapi PDI Perjuangan menjadi partai pengusung utama calon atau setidaknya yang paling awal mengusung calon.

Selain itu apa yang dilakukan PDI Perjuangan menunjukkan cara kerja yang memiliki strategi dalam Pilkada.

Partai dengan warna dominan merah ini punya waktu yang lebih banyak untuk memetakan strategi pemenangan. Pemetaan konstituen, menentukan metode kampanye, dan hal lainnya dengan tepat.

Related Articles

Back to top button