fbpx
Religius

Pandangan Islam tentang Hari Valentine, Bolehkah Kita Merayakan?

ENERGIBANGSA.ID—Seakan telah menjadi tradisi, muda-mudi selalu semarak di hari yang konon disebut hari kasih sayang: valentine.

Dan hari ini, Minggu 14 Februari 2021 tepat “peringatan” hari kasih sayang atau valentine itu. Pasalnya, tiap tanggal 14 Februari muda-mudi di dunia selalu merayakannya.

Lalu, perayaan hari kasih sayang ini identik dengan pemberian coklat, bunga, boneka atau hal-hal romantis lainnya kepada pasangan maupun orang terdekat.

Tulisan yang dilansir dari Suara.com, Sabtu (13/2/2021) ini menceritakan valentine dari sejarahnya berasal dari tradisi bangsa Romawi Kuno.

Valentine saat itu didedikasi sebagai cara memeringati kematian seorang pendeta bernama Santo Valentine.

Lantas, bagaimana pandangan hari valentine menurut Islam?

1.Menurut Majelis Ulama Indonesia

Menurut Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 3 Tahun 2017 diperingatkan bagi umat muslim bahwa haram hukumnya merayakan Hari Valentine setiap tanggal 14 Februari.

Hal tersebut menganut pada tiga hal yakni:

  • Karena Hari Valentine bukan termasuk dalam tradisi Islam
  • Hari Valentine dinilai menjerumuskan pemuda muslim pada pergaulan bebas seperti seks sebelum menikah
  • Hari Valentine berpotensi membawa keburukan

Fatwa haramnya Hari Valentine ini dibuat berdasarkan tuntutan Alquran, Hadis, dan pendapat Ulama.

2. Menurut NU

Mengutip dari website resmi Nahdlatul Ulama (NU), perayaan valentine haruslah berfokus pada inti atau isi dari perayaan itu sendiri.

Dengan kata lain, niatnya yakni untuk menolong dan mengasihi sesama umat muslim.

NU menegaskan, perayaan tersebut harus difilter sehingga substansinya tidak melenceng dari ajaran Islam.

3. Menurut Muhammadiyah

Sependapat dengan MUI Jawa Timur, Muhammadiyah menganggap bahwa valentine adalah kegiatan yang tidak seharusnya dilakukan oleh umat muslim.

Ormas islam Muhammadiyah juga menyarankan agar organisasi remaja harus kreatif dan inovatif. Muhammadiyah mendorong kaula muda agar melakukan kegiatan positif ketimbang merayakan hari valentine. (*)

Related Articles

Back to top button