Inspirasi BangsaNasional

Motivasi Wagub Jateng, Pelajar Menuju Indonesia Emas

Energibangsa.id , Semarang – Wabah Virus Corona atau Covid-19 masih menjadi perhatian dunia. Wakil Gubernur Jawa Tengah, H Taj Yasin Maimoen berharap, dengan perantara berzikir dan istighotsah, risiko maupun mara bahaya yang sedang mengincar rakyat Indonesia dapat ditekan, termasuk wabah virus corona.

“Alhamdulillah, Kementerian Agama memberikan saran agar masyarakat bersama-sama membaca doa qunut nazilah agar terhindar dari segala macam bahaya yang ada,” kata Taj Yasin saat memberikan motivasi acara dzikir akbar, doa bersama sukses ujian di ruang utama salat Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Jalan Gajah Raya Gayamsari Semarang, Jumat (13/3/2020).

Gus Yasin, sapaan akrabnya, mengapresiasi kegiatan positif itu. Menurutnya, Indonesia akan akan memasuki Indonesia Emas pada tahun 2045. Oleh karena itu ia berpesan agar para pelajar serius dalam mencari ilmu, “Kalian inilah nantinya yang akan mengisinya. Apa yang harus Anda lakukan menyongsong Indonesia Emas, Indonesia yang lebih maju? Tentu ya belajar, berusaha dan berdoa. Kalian harus berbagi kebaikan dan berlomba-lomba dalam kebaikan, Fastabiqul khoirot,” pesannya.

Putra Mbah Moen ini melanjutkan, agama harus didalami dengan baik melalui guru atau kiai atau ustadz yang jelas runtutan keilmuannya. Karena hal ini akan menghindarkan generasi muslim Indonesia terbebeas dari paham Islam yang radikal. “Ayo ramai-ramai kita ajak kebaikan atau kita jadikan yang terbaik. Ajak diri kita, teman kita, saudara kita dan lingkungan kita. Mari kita pahami dan jalankan agama, supaya kita terhindar dari paham radikalisme, intoleran dan lainya,” tegasnya. 

Apresiasi juga diberikan oleh Ketua Pengelola Pelaksana (PP MAJT), Prof KH Noor Achmad. Menurut dia, kegiatan zikir dan istighotsah di MAJT harus tetap dilaksanakan, meskipun, sudah terdengar kabar mulai tahun depan UN ditiadakan. Kebijakan yang akan diberlakukan, UN akan diganti dengan yang lain.

“Sudah 11 tahun kita gelar sejak tahun 2009, hingga saat ini tidak ada laporan pelajar yang mengikuti istighotsah di MAJT tidak ada yang lulus. Artinya rata-rata mereka yang mengikuti istighotsah 100 persen lulus. Saya doakan tahun ini lulus semua,” kata mantan Rektor Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang ini. 

Direktur Pasca Sarjana UNWAHAS ini justru mengaku dzikir akbar doa bersama tahun ini terasa istimewa, tidak sekedar berdoa untuk diri sendiri, sukses untuk kelulusan saja, tapi juga pemantapan karakter religius, nasionalisme, juga berdoa untuk keselamatan bangsa supaya terhindar dari segala macam wabah penyakit, seperti DBD dan utamanya virus corona, “Dengan istighosah ini, semoga bangsa Indonesia dan bangsa-bangsa di Dunia terhindar dari wabah virus corona,” harapnya. 

Sebagai informasi, dzikir akbar doa bersama sukses Ujian Nasional berjalan cukup khidmat dan khusuk. Bahkan, tidak sedikit jamaah meneteskan air mata. Tampak ribuan peserta ribuan pelajar dari gabungan siswa sekolah dasar, madrasah ibtidaiyah (SD/MI), SMP/MTs, SMK/SMA/Madrasah Aliyah (MA) dari berbagai daerah di Jawa Tengah memenuhi ruang utama.

Ketua panitia dzikir akbar doa bersama sukses Ujian Nasional tahun 2020, Bayu Aji menuturkan kegiatan istighosah pembuka sebelum salat ashar dipimpin oleh KH. Ahmad Hadlor Ikhsan (Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, pengasuh Ponpes Al Ishlah Mangkang dan juga Pengurus Bidang Ketakmiran PP MAJT). Usai dzikir akbar dilanjutkan salat Ashar yang diimami oleh Kang Amy (Ustadz HM. Hamami, S.Ag, MM) pengasuh pesantren Multazam Pudakpayung Semarang.

Bayu menambahkan, kegiatan tersebut terlaksana atas prakarsa RISMA JT dan Bidang Remaja PP MAJT berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, dinatranya AGPAII Jawa Tengah, lembaga pendidikan Ma’arif NU Kota Semarang,  Pokjawas Madrasah Jawa Tengah, KKG PAI SD kota Semarang, MGMP PAI SMP Kota Semarang, MGMP PAI SMA Kota Semarang, MGMP PAI SMK Kota Semarang dan Pokjawas PaI Kota Semarang, “Sukses acara ini juga tedak lepas support dari Pemprov dan Pemkot Semarang serta bantuan dari para donatur dan sponsorship,” pungkasnya. (*)



Related Articles

Back to top button