fbpx
Gaya Hidup

Mitos atau Fakta, Mencukur Rambut Tubuh Bikin Makin Tebal?

ENERGIBANGSA.ID – Menjaga kebersihan diri adalah suatu bentuk terima kasih atas pemberian Tuhan  kepada kita.

Salah satu hal yang sering dilakukan untuk menjaga kebersihan tubuh kita adalah menyingkirkan rambut yang tumbuh di area tertentu tubuh kita dengan cara mencukur.

Namun, sebagian orang justru takut untuk melakukannya. Mereka beranggapan sekali terkena cukuran, maka hasilnya nanti bisa lebih cepat tumbuh dan lebat dari sebelumnya.

Bagaimana menyikapi pernyataan ini? Apakah benar seperti itu? Nyatanya, semua anggapan tersebut hanyalah mitos belaka.

Cepat Tumbuh

Bagi kamu yang merasa rambut cepat tumbuh setelah dicukur, itu karena sewaktu mencukur masih ada bagian rambut yang belum tercukur dengan baik.

Beberapa hari kemudian, saat kamu cek kembali dan terasa kasar, itu adalah rambut sebelumnya yang berubah menjadi kasar.

Sehingga memberi kesan seperti rambut yang mulai tumbuh, padahal bukan seperti itu.

Lebih Tebal

Secara alami, ukuran rambut jika semakin menjauhi pangkal, maka semakin kecil ujungnya. Bagian ini sering muncul dan sering bersentuhan dengan kulit kita.

Saat dicukur, maka tinggal bagian pangkal yang tersisa. Rambut baru yang tumbuh pun seolah dirasa memiliki warna lebih gelap dari sebelumnya.

Itu sebabnya kita merasa seolah area yang sudah dicukur menjadi lebih tebal.

Pada 1928, sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang antropolog forensik, Mildred Trotter mengatakan mencukur tidak memberi dampak pada warna, tekstur atau tingkat pertumbuhan rambut.

Sedangkan penelitian pada tahun 1970 menunjukan tidak ada perbedaan signifikan antara berat dua rambut yang dicukur dalam waktu yang berbeda.

Related Articles

Back to top button