Kabar IndonesiaKesehatanRagam Bangsa

Menstrual Cup, Alternatif Pengganti Pembalut yang Ramah Lingkungan

ENERGIBANGSA.ID – Menstruasi merupakan proses meluruhnya darah dari melalui vagina akibat tidak terjadinya proses pembuahan. Normalnya, perempuan akan mengalami menstruasi dengan siklus 21-35 hari setelah periode menstruasi sebelumnya.

Penggunaan pembalut sebagai media untuk menampung darah menstruasi sudah lazim digunakan. Namun keberadaannya kini membuat jumlah sampah di bumi semakin meningkat. Oleh karena itu muncullah media baru bernama menstrual cup yang turut mendukung zero waste.

Menstrual cup adalah inovasi wadah untuk menampung darah menstruasi berbentuk corong sebagai alternatif pembalut. Terbuat dari silikon yang aman untuk digunakan secara kontinyu sehingga ramah lingkungan.

Menurut Founder Zero Waste Nusantara, Jeanny Primasari, pembalut dapat menyumbang mikro plastik yang sangat merusak lingkungan dan alam karena 1 pembalut setara dengan 4 kantong plastik yang tidak dapat diurai.

“Pembalut sekali pakai ini akan menyumbang begitu banyak sampah dan juga mengandung mikro plastik yang nantinya menjadi limbah. Kemudian, dimakan oleh ikan kecil, hewan-hewan (yang kita konsumsi), sehingga bisa kembali membahayakan tubuh kita,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutipĀ oleh EnergiBangsa.

Selain membantu menjaga keseimbangan bumi dengan mengontrol jumlah sampah, penggunaan menstrual cup juga dapat menghemat pengeluaran. Dalam sebulan, setiap wanita biasanya dapat menghabiskan hingga dua bungkus pembalut. Sementara satu buah menstrual cup dapat dipakai berulang kali hingga waktu sepuluh tahun.

Selain itu perawatan menstrual cup juga tergolong mudah. Cukup disterilkan dengan cara direbus dengan air selama 3-5 menit setiap akhir siklus menstruasi. Untuk Anda yang memiliki aktivitas yang dinamis, menstrual cup sangat sesuai digunakan karena tidak perlu berkali-kali diganti setiap beberapa jam.

Related Articles

Back to top button