fbpx
Nasional

Menjelang Cuti Bersama Jokowi Ingin Libur Panjang Natal dan Tahun Baru Dikurangi, Kenapa Pak?

Semarang, energibangsa.id ꟷ Menjelang libur dan curi bersama dalam rangka Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, Presiden Jokowi meminta supaya dikurangi.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Muhajir Effendy selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) melalui akun YouTube Sekretariat Presiden pada hari Senin (23/11).

“Kemudian yang berkaitan dengan masalah libur cuti bersama akhir tahun, termasuk libur pengganti cuti bersama Hari Raya Idul Fitri Bapak Presiden berikan arahan supaya ada pengurangan (hari libur),” ungkapnya.

Selain itu, Jokowi juga telah meminta pejabat terkait untuk segera melakukan rapat koordinasi untuk menentukan teknis pengurangan jatah libur pada akhir tahun ini.

Sebelumnya, pemerintah telah mengundur waktu cuti bersama pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 lalu. Dari kabar yang telah beredar, rencananya akan diberikan libur pengganti pada 28 – 31 Desember 2020.

Libur nasional sendiri telah diputuskan dalam Surat Keputusan Bersama dengan 3 Menteri Nomor 440 Tahun 2020 kemudian Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 728 Tahun 2019, Nomor 213 Tahun 2019, Nomor 01 Tahun Tahun 2019 Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020.

Dalam Surat Keputusan tersebut, telah diputuskan jika satu hari libur nasional akan jatuh pada Jumat, 25 Desember 2020, yang bertepatan dengan Hari Raya Natal. Sementara itu untuk cuti bersama pertama akan jatuh pada tanggal 24 Desember 2020 yang merupakan cuti bersama Hari Raya Natal.

Related Articles

Back to top button