belajar
ilulstrasi belajar di rumah
Essai

Menjaga Etika dalam Pembelajaran Online

0

ENERGIBANGSA.ID – Pembelajaran daring, pembelajaran jarak jauh hingga seminar online pada saat pandemi ini sudah menjadi hal yang umum, ya sudah trend. Banyak tantangan dari pembelajaran ini, banyak possitifnya juga.

Namun ada beberapa hal yang mungkin dilupakan dalam pembelajaran secara jarak jauh ini, salah satu hal yang mungkin dilupakan adalah tentang attitude di pembelajaran jarak jauh baik secara online, maupun penugasan via medsos.

Kok attitude emang salah apa? Enggak salah kok, cuman perlu digaris bawahi, dunia maya itu harus ada attitude khusus dalam berkomunikasi, terlebih dengan guru atau dosen kita. Kan enggak sopan kalau kita menghubungi guru kita dengan ngirim pesan “P”, atau bahkan mengungkapkan kekecewaan dalam pembelajaran di forum “saya sebenarnya ingin ikut kelas, tapi kok malah kayak gini?”.

Emmmm suka sama kelas yang disediakan, ya ikuti, enggak ikut kelas ya tahu konsekuensinya sendiri. Emang bisa bikin kelas sendiri? Hehehhehee

Bahkan masih banyak yang katanya “Mahasiswa” tapi ngirim pesan ke dosennya saja langsung nyolot “Pak kok tugasnya susah amat Pak? Enggak pernah ngasih materi tiba-tiba tugas aja”, atau hanya sekedar menyapa dengan huruf “P” aja. Nah bolehlah kita mengungkapkan komentar, tapi ya ada sopan santunnya juga dong, gaes.

Kalau guru atau dosen ada kesalahan mungkin saja beliau belum terbiasa dengan pembelajaran online, bisa saja beliau ada keperluan khusus seperti mengasuh anak, mungkin juga beliau guru honorer yang tinggal di tempat kurang baik, atau ada kendala lain.

Ingat gaes, harus ada adab sebelum ilmu. Ya selama guru atau dosen tidak melakukan tindakan merugikan orang lain seperti tindakan kriminal, bagi saya misalnya ada hal-hal yang kurang puas di pembelajaran online ya wajar saja (bagi saya ), karena ini kan baru pertama kali seluruh pembelajaran full online, mungkin dengan adanya hal ini kita semua juga bisa belajar secara jarak jauh kan? (enggak yo wesss karepmu)

Attitude dalam berkomunikasi via online juga penting gaes, mengingat kita yang butuh ilmu. Kalau enggak butuh ya udah, ya usah ikut, enggak usah cari sensasi di kelas. Bahkan saya juga menemukan ada orang yang ikut seminar online hanya untuk cari sensasi menunjukkan kepintarannya saja. Ada juga yang siswa yang mengirim hal kurang pantas di kelas online gurunya. Ya bukannya ngeghibah tapi ini adalah pembenahan bersama untuk pembelajaran yang lebih baik lagi. Semoga bermanfaat.

Ary Senpai, M.Ag, (praktisi dan pengamat pendidikan milenial, salah 1 penulis buku Sekolah Membunuhmu, graphic designer)

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Karangtaruna Tlogomulyo Gubug Solid Ganyang Corona!

Previous article

Mengenal Bossman Mardigu, Pencipta Uang Digital Pertama di Indonesia

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Essai