Ekonomi & BisnisEnergi Muda

Mengulik Sosok Alan Darma Saputra Koeshendro, Pengusaha Garmen Asal Sragen

ENERGIBANGSA.ID – Alan Darma Saputra Koeshendro direktur utama muda asal Sragen yang merintis Delapan Jaya Group yaitu Perusahaan bergerak di bidang jasa pemotongan, penjahitan dan finishing pakaian yang menembus pemintaan pasar luar negeri.

Pemuda 27 tahun yang masih terbilang muda ini menjabat sebagai Dirut di perusahaan yang ia besarkan yaitu Delapan Jaya Group. Ia menggawangi manajemen perusahaan DJG dari awal merintis hingga kini mampu membawa DJG sukses merambah bisnisnya hingga ke mancanegara.

Pencapaian Alan dalam meningkatkan target perusahaan berhasil ia capai hanya kurun waktu 3 tahun saja dari mulai merintis tahun 2016 yang lalu. Berkat keuletannya memegang manajemen perusahaan, ia menerima banyak kontrak pesanan hingga luar negeri.

Kesusksesan Direktur muda ini dicapai dalam waktu yang singkat, sobat energi pasti penasaran bagaimana latar belakangnya. Tim energibangsa.id akan mengulik sosok pengusaha muda Alan Darma Saputra Koeshendro seperti di bawah ini.

Sejak kecil Alan Darma memang sudah memiliki latar belakang pengusaha dari keluarganya. Ia tamat pendidikan menengah di Solo yang kemudian memutuskan untuk melanjutkan perguruan tinggi di luar negeri.

“Saya kuliah S2 di Monash University Malaysia. Jurusan manajemen bisnis. Kuliah S1 tiga tahun lulus, lanjut S2 setahun lulus. Saya lulus S2 tahun 2014,” paparnya melansir dari joglosemar.com

Setelah lulus S2, Ia kembali ke kampung halaman tak menunggu lama langsung bekerja di Jakarta tahun 2015 sebagai supplier Matarahari Dept Store. Gaji yang terbilang tebal di tempatnya bekerja ternyata hanya membuatnya bertahan satu tahun saja.

Dilajur yang sama dengan jurusannya, ilmu dan insting dalam mengelola usaha masih kuat dalam dirinya. Hal tersebut yang membuat direktur muda ini keluar dari pekerjaannya ingin merintis usahanya sendiri di tahun 2016.

Ketertarikannya di dunia garmen mengantarkannya berani membangun usaha jasa garmen PT Delapan Jaya Garmindo (DJG) di Cantel, Sragen yang mencakup pemotongan, penjahitan dan finishin pakaiaan.

Tak butuh waktu lama usaha garmennya berkembang drastis dalam kurun waktu tiga tahun dan mampu menarik supplier pakaian brand kondang lokal maupun luar negeri. Perkembangan pesat tersebut kemudian membuat ia melebarkan sayar usahanya dengan mendirikan PT Delapan Jaya Perkasa Garmindo (DJPG) di Ngrampal, Sragen.

Kini dua perusahannya tersebut dinanungi oleh sebuah bendera usaha yang dinamai PT Delapan Jaya Group (DJG).

Seiring berjalannya waktu, mitra kerjasamanya kini meluas hingga memikat dari Jerman hingga Amerika. Produk celana jeans merek Gap dan Tom Tailor adalah dua brand diantara mitra dari luar negeri yang lainnya.

Alan mengaku apa yang diraihnya saat ini bukan datang secara instan, akan tetapi didapat dengan perjuangan yang keras. Proses yang keras dari Alan Darma bisa menjadi motivasi untuk sobat energi yang akan merintis usaha.

Related Articles

Back to top button